Pemilihan Ketua Umum DPP PD diskorsing
Proses pemilihan Ketua Umum DPP PD untuk sementara waktu diskors untuk istirahat dan sholat, sembari mempersiapkan proses selanjutnya, menyusul pernyataan kalah yang disampaikan Andi Malarangeng secara langsung melalui TV One.
Posisi terakhir penghitungan suara dimenangkan oleh Anas Urbaningrum pada posisi pertama, sementara kedua diraih oleh Marzuki Alie.
Pada saat sesi penghitungan suara pemilihan Ketua Umum sedang berjalan sengit, terjadi kejar mengejar antar kandidat Anas Urbaningrum dan Marzuki Alie, sementara sisa suara yang masih belum dihitung berjumlah puluhan, membuat kandidat Andi Malarangeng terhenyak sehingga membuat keputusan yang tepat, yakni memberikan pernyataan langsung kepada publik melalui TV One yang sedang menyiarkan acara pemilihan secara langsung.
Anas Urbaningrum akhirnya mengkandaskan hasrat Andi Malarangeng untuk meraih posisi Ketua Umum DPP PD, dengan perolehan suara sementara yang sangat jauh, AU 238, AM 82, MA 208, dan sementara proses penghitungan sedang berjalan, Andi Malarangeng didepan TV One memberikan pernyataan pemberian ucapan selamat kepada dua kandidat lain, meski proses masih menyisakan beberapa puluh suara lagi.
Proses pemungutan suara sedang berjalan, hingga saat berita ini disiapkan, masih berjalan seru, AU sudah memperoleh suara 110, AM 65, MA 126. Sehingga bila komposisi sementara ini bertahan hingga akhir, maka yang akan tampil menjadi kandidat adalah hanya Anas Urbaningrum dan Marzuki Alie.
Pemilihan Ketua Umum DPP Partai Demokrat sedang berlangsung, sorak-sorai peserta mewarnai penyebutan nomor urut calon, sebagaimana telah diputuskan melalui undian pagi tadi, yakni nomor urut 1 Anas Urbaningrum, nomor urut 2 Andi Malarangeng, dan nomor 3 Marzuki Alie. Sementara berita ini disiapkan, kandidat AU memperoleh 61 suara.
Isu tak sedap melanda kubu Anas Urbaningrum malam tadi (22 Mei 2010), tidak tanggung-tanggung isu tersebut mengatakan bahwa wartawan hengkang ramai-ramai dari pusat informasi Anas Urbaningrum.
Saat-saat kritis bagi kandidat Ketua Umum Andi Malarangeng, kini tengah dialaminya, mengingat strategi pemilhan agar dilakukan secara aklamasi, nampaknya tidak akan terjadi.