Persaingan calon Ketua Umum Partai Demokrat kian memanas, meski Kongres Partai Demokrat masih menyisakan waktu beberapa minggu lagi, tetapi kompetisi figur-figur calon Ketua Umum semakin meninggi, terlebih setelah Anas Urbaningrum, SE, MA (kandidat Doktor Ilmu Politik UGM) mendeklarasikan diri siap menjadi Calon Ketua Umum Partai Demokrat.
Anas Urbaningrum, SE, MA sebagai seorang politisi muda yang sedang 'naik daun', kini akan memasuki fase baru dalam kiprah kepolitikannya, yakni menjadi pemimpin partai politik.
Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam mengapresiasi rencana pembentukan kantor DPD didaerah, hal ini diungkapkannya pada diskusi yang diselenggarakan oleh Humas Sekretariat Jenderal DPD RI, pada hari Kamis 15 April 2010 di Lobi Gedung DPD.
Prof. Dr. Hj. Istibsjaroh, SH, MA hadir sebagai narasumber pada Diskusi "Mendongkrak Kinerja dan Akuntabilitas dalam Keberpihakan Anggota DPD melalui Sistem Kerja Kantor Daerah" yang digelar oleh Humas Sekretariat Jenderal DPD RI di Lobi Gedung DPD RI, hari Kamis 15 April 2010.
Ir. Marhany Victor Poly Pua sebagai anggota DPD RI dari Provinsi Sulawesi Utara, terkait dengan rencana Sekretariat Jenderal DPD RI membentuk kantor DPD didaerah-daerah, mengatakan supaya rencana tersebut memperhatikan tiga hal mendasar.
Dewan Perwakilan Daerah RI beberapa waktu merencanakan akan melaksanakan program pembentukan kantor perwakilan DPD didaerah-daerah, dan program tersebut menuai kritik banyak pihak, setidaknya rencana kerja tersebut dikatakan sebagai pemborosan anggaran mengingat DPD lebih banyak bekerja di Jakarta (Gedung DPD RI-Senayan Jakarta).
Maraknya artis/selebritas Indonesia yang menjadi politisi, telah menjadi fenomena dunia politik tersendiri, sebut saja hasil Pemilu 2009 kemarin, berhasil menempatkan sejumlah artis/selebritas menjadi anggota DPR RI ataupun DPD RI.
Partai Demokrat sebagai partai pemenang pemilu, dan dalam beberapa bulan ke depan akan melaksanakan Kongres, nampak benar-benar melakukan konsolidasi terhadap segenap potensi organisasi, termasuk para istri anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat.
Penanganan kasus Bank Century yang terkesan lambat, telah mencuatkan rumor bahwa kasus tersebut akan dipendam dengan cara memunculkan kasus baru yang nampak lebih menarik perhatian publik, yakni kasus tentang makelar kasus hukum, makelar kasus perpajakan, keterlibatan petinggi polri dalam permainan makelar kasus, hingga kekayaan pejabat/staf perpajakan yang tidak wajar.