Skip to content Skip to navigation

PESPARAWI XIII 2022 YOGYAKARTA USAI, BERIKUT DAFTAR RAIHAN MEDALI PESERTA

Gerejani Dot Com - Perhelatan akbar tiga tahunan PESPARAWI (Pesta Paduan Suara Gerejawi) Nasional XIII, telah usai terlaksana di Yogyakarta, pada 19-26 Juni 2022. Pesparawi mempertandingkan 12 kategori lomba, yaitu Solo Anak (7-9 tahun), Solo Anak (10-13 tahun), Paduan Suara Anak (7-13 tahun), Solo Remaja Putri, dan Solo Remaja Putra. Kategori Vocal Group Remaja, Paduan Suara Remaja, Paduan Suara Dewasa Wanita, Paduan Suara Dewasa Pria, Paduan Suara Dewasa Campuran, Musik Pop Gerejawi (MPG), dan Musik Gerejawi Nusantara (MGN). Pada setiap kategori, akan ditentukan pemenang dengan kriteria peraih nilai tertinggi, juara 1 pada kategori (Champion), Gold (emas) maupun Silver (perak).

Peserta Pesparawi XIII tahun 2022 berasal dari 34 provinsi, diikuti 8.144 orang peserta. Pesparawi XIII dibuka di Kompleks Candi Prambanan, Sleman pada 19 Juni 2022, dan berakhir pada 25 Juni 2022, secara resmi ditutup oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, yang diwakili Pelaksana Tugas Dirjen Bimas Kristen Pontus Sitorus, di JEC, Minggu (26/6/2022).

Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber, berikut redaksi menyampaikan informasi perolehan medali PESPARAWI Nasional XIII, namun dikarenakan keterbatasan sumber informasi, tidak semua daerah terinformasikan raihan medalinya.

Sumut Juara Umum Pesparawi XIII Meraih Piala Presiden, Jabar Mendapat Piala LPPN

Kontingen Sumatera Utara (Sumut) ditetapkan menjadi Juara Umum Pesparawi Nasional XIII 2022, dengan raihan medali emas (Gold) terbanyak dari 12 kategori lomba. Sumut membawa pulang Piala Presiden (bergilir) yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Yogyakarta KGPAA Paku Alam X, selaku Ketua Umum Pelaksana Pesparawi Nasional. Sementara Kontingen Jawa Barat sebagai Juara Champions terbanyak di tiga kategori lomba, dan beberapa medali gold dan silver, membawa pulang Piala Lembaga Pengembangan Paduan Suara Nasional (LPPN).

Jambi memperoleh gold sebanyak 76 dan silver 51 dari 12 kategori, yakni dengan rincian : Paduan Suara Wanita (Emas 4), Paduan Suara Dewasa Campuran (Emas 15), Paduan Suara Anak (Emas 17), Solo Remaja Putra (Emas 19), Solo Anak umur 10-13 (Emas 21), Solo Remaja Putri (Perak 4), Paduan Suara Remaja Campuran (Perak 4), Musik Pop Gerejawi (Perak 7), Solo Anak  umur 7-9 thn (Perak 3), Paduan Suara Peria (Merak 7), Vokal Group (Perak 12), dan Musik Gereja Nusantara (Merak 14).

Jatim memperoleh 7 emas dan 4 perak, yakni dengan rincian : Solo Anak 7-9 th (Perak ke 8), Solo anak 10-13 th (Emas ke 9), Solo remaja putri (Emas ke 15), Solo Remaja Putra (Emas ke 12), Paduan Suara Wanita (Emas ke 6), Paduan Suara Pria (Perak ke 2), Vokal Grup (Perak ke 9), Musik Pop Gerejawi (Perak ke 8), Paduan Suara Anak (emas ke 3), Paduan Suara Remaja (Emas ke 11), dan Paduan Suara Dewasa Campuran (Emas ke 14).

Sulsel yang diwakili Toraja Utara dan Tana Toraja, berhasil memperoleh Toraja Utara berhasil menyabet medali Gold 2 (runner up) pada kategori Paduan Suara Remaja Pemuda (PSRP), Toraja Utara juga meraih Silver 5 pada kategori Solo Anak Usia 7-9 Tahun. Raihan medali juga diraih tim Tana Toraja mewakili Sulsel, yakni Gold untuk kategori Paduan Suara Wanita. Selain Toraja, Luwu Timur juga mewakili Sulsel, dan memperoleh gold pada kategori Paduan Suara Pria (PSP), dan silver di Vocal Group Pemuda Remaja (VGPR).

Sulteng (Sulawesi Tengah) pada Pesparawi Nasional XIII meliputi, Solo Anak (7-9 tahun) Medali Perak (Silver Medal). Solo Anak (10-13 tahun) Silver, Paduan Suara Anak (7-13 tahun) Silver, Solo Remaja Putri Silver,, Solo Remaja Putra Gold,  Vocal Group Silver, Paduan Suara Remaja Pemuda Silver, Paduan Suara  Wanita Silver, Paduan Suara Pria Silver, Paduan Suara Dewasa Campuran, Silver, Musik Pop Gerejawi (Band) Silver dan Musik Gerejawi Nusantara (Etnik) Silver.

Sultra (Sulawesi Tenggara) berhasil meraih medali emas (Champion) untuk kategori solo usia 7-9 Tahun. Provinsi Papua berhasil mendulang 12 medali dari 12 kategori yang dilombakan, yakni Sebanyak 10 medali emas dan 2 medali perak.

Ketua Umum Sinode Gereja Toraja Mamasa (GTM), Pdt. Deppatola Pawa, S.Th., MM mengapresiasi prestasi delegasi Sulawesi Barat yang berhasil membawa enam medali emas dan enam medali perak, pada Pesparawi Nasional XIII Yogyakarta.

Dalam tulisannya di FB, Ketum GTM Pdt Deppatola mengungkapkan rasa syukurnya, “Bersyukur atas prestasi anak2 Mamasa baik warga GTM maupun non GTM atas prestasi sebagai kontingen/peserta PESPARAWI Nasional di Yogyakarta, dgn berhasil meraih 6 Gold dan  6 Silver.  Selain membawa nama harum Propinsi Sulbar, juga Kabupaten Mamasa, bahkan kesaksiannya sbg anak2 Tuhan dari GTM dan denominasi lainnya. Tentu semua untuk kemuliaan TUHAN.  Atas nama BPMS GTM dan Seluruh warga GTM, kami menyampaikan SELAMAT atas prestasi yang diperoleh, dan berbagai pengalaman menarik yg memperkaya teman2 semua” demikian sebagian ungkapan rasa syukur Ketum GTM Pdt. Deppatola.

Sulawesi Utara meraih Gold Champion pada 2 kategori, yakni Paduan Suara Campuran Dewasa (PSDC) dan Paduan Suara Remaja Pemuda (PSRP), 9 gold dan 3 silver. Berikut perolehan medali Sulut : Paduan Suara Pria (Gold), Paduan Suara Wanita (Gold), Musik Gerejawi Nusantara (Gold), Solo Remaja Putra (Gold), Solo Anak 10-13 tahun (Gold), Solo Anak 7-9 tahun (Gold) dan Paduan Suara Anak (Gold), lalu Solo Remaja Putri (Silver), Vocal Group (Silver), dan Musik Pop Gerejawi (Silver).

DKI Jakarta berdasar penelusuran redaksi, berhasil memperoleh medali untuk kategori MGN silver 7 dan PSRP silver 8, juga PSW, gold 8 PSDC, gold 2 Solo Anak, dan gold 4 Vocal Group.

Kalteng mendapat tujuh medali emas dan lima medali perak dari 12 mata lomba, yang diperoleh kontingen Kalteng untuk medali emas, antara lain diraih dari kategori vocal solo anak (VSA) 7-9 tahun diwakili Barito Selatan, emas lainnya diraih pada Vokal Solo Remaja Putri (VSRPi) diwakili Seruyan. Berikutnya raihan emas juga berhasil disabet pada kategori Paduan Suara Wanita (PSW) diwakili Kapuas, lalu Paduan Suara Pria (PSP) diwakili Murung Raya, kemudian Paduan Suara Anak (PSA) diwakili Pulang Pisau, emas selanjutnya didapat pada kategori Paduan Suara Remaja Pemuda Campuran (PSRPC) diwakili Kabupaten Katingan, dan Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) diwakili Kota Palangka Raya.

Maluku merebut satu gelar juara Champion pada kategori Vocal Group (VG), PSP (Gold – Peringkat 2), MGN (Gold – Peringkat 2), PSRP (Gold – Peringkat 5), PSDC (Gold – Peringkat 6), Solo Remaja Putra (Gold – Peringkat 7), Solo Remaja Putri (Gold – Peringkat 11), PSW (Gold – Peringkat 12), Solo Usia 7-9 Tahun (Gold – Peringkat 16), PSA (Silver – Peringkat 1), Solo Usia 10-13 Tahun (Silver – Peringkat 2) dan MPG (Silver – Peringkat 3).

NTT memperoleh 11 gold untuk kategori : PSDC, PSN, PSP, PSPR, PSW, PSA, Solo Pemuda, Solo Remaja Putri, Solo Anak usia 7-9 tahun, Solo Anak usia 10-13 tahun, dan Pop Rohani, dan 1 silver untuk Vocal Group.

Papua memperoleh 10 gold dan 2 silver, Kab. Mamberamo Tengah yang mewakili Papua berhasil mendapat gold kategori Musik Pop Gerejawi (MPG), sementara untuk Vocal Group meraih silver. Sedangkan Papua Barat, tuan rumah Pesparawi XIV tahun 2025, berhasil meraih 9 gold dan 3 silver.

Tuan rumah Pesparawi XIII Yogyakarta, mendapatkan tiga gelar Champion serta beberapa medali gold dan silver, yakni : 3 gold medal untuk kategori Solo Anak (10-13 tahun), Solo Remaja Putri, dan Solo Remaja Putra.

Kontingen Jawa Barat berhasil meraih Champion of Category pada tiga cabang lomba, yaitu Paduan Suara Pria, Musik Pop Gerejawi, dan Musik Gereja Nusantara. Jabar juga berhasil menjadi tertinggi kedua  pada Paduan Suara Dewasa Campuran, 3rd Place pada Solo Anak 10 - 13 tahun, 4th Place pada  Vokal Grup, dan 5th Place pada Paduan Suara Wanita.

Kontingen Jawa Barat juga berhasil meraih 4 medali emas pada cabang lomba Paduan Suara Remaja Pemuda Campuran, Paduan Suara Anak, Solo Anak 7 - 9 tahun,  dan Solo Remaja Putera. Satu medali perak diraih pada lomba Solo Remaja Puteri.

Berikut para pemenang (Champion) tiap kategori : Solo Anak (7-9 tahun) Kontingen Sulawesi Tenggara. Solo Anak (10-13 tahun) Yogyakarta, Paduan Suara Anak (7-13 tahun) Sumatera Utara, Solo Remaja Putri Yogyakarta, Solo Remaja Putra Yogyakarta, Vocal Group Maluku, Paduan Suara Pemuda Remaja Sulawesi Utara, Paduan Suara Dewasa Wanita Sumatera Utara, Paduan Suara Dewasa Pria,Jawa Barat, Paduan Suara Dewasa Campuran Sulawesi Utara,  Musik Pop Gerejawi (Band) Jawa Barat, dan Musik Gerejawi Nusantara (Etnik) Jawa Barat. (DPT)

Share

Advertorial

Advertisement