Skip to content Skip to navigation

WAKOORNAS OK OCE PRASASTI SONI LAKSONO : OK OCE PRASASTI AKAN TERUS BERJALAN, TIDAK BERHENTI UNTUK MENCIPTAKAN LAPANGAN KERJA MENINGKATKAN PEREKONOMIAN PURWODADI

"Santripreneurship OK OCE" hari ini (Minggu, 3 Marer 2019) hadir di Purwodadi Kabupaten Grobogan Jawa Tengah, seminar yang diadakan OK OCE Prasasti, dalam rangka roadshow 10 kota/kabupaten di Jawa Tengah.

Seminar bertajuk "Milenial Santripreneurship OK OCE", dimaksudkan untuk mendorong komunitas santri menjadi pelaku-pelaku pembuka lapangan kerja, dengan menjadi pelaku UMKM/pengusaha, diadakan di Ballroom Firdausia Hotel Kyriad Grand Master Jl. Gajah Mada No. 10 Purwodadi Kab. Grobogan Jawa Tengah.

Seminar yang dihadiri Koornas OK OCE Prasasti R.H Victor Aritonang (tokoh pengusaha KADIN), Wakoornas OK OCE Prasasti Soni Laksono (tokoh pengusaha KADIN), para pemateri : Dr. Ir. Ridlo Zarkasyi, MM (Coach, Business Development), Akbar Zainuddin, MM (Business Motivator, penulis buku Man Jadda Wajada), Rully Marjono (Trainer OK OCE), dan Ari Supriyatno (Profesional EO).

Hadir sekitar 100 orang peserta dari berbagai latarbelakang, diantaranya mahasiswa, pelajar SMK, guru SMA/Kejuruan, dan alumni santri pelaku usaha.

Wakoornas OK OCE Prasasti Soni Laksono, dalam sambutan pembukaannya, mengemukakan bahwa kegiatan OK OCE Prasasti saat ini, bukanlah satu-satunya, dan juga bukan yang terakhir. "Kegiatan OK OCE Prasasti ini, akan terus berjalan, ini tidak berhenti, dan bukan satu-satunya, akan terus berjalan mendampingi milenial santripreneur menjadi pengusaha, membuka lapangan kerja, agar perekonomian di Purwodadi dapat meningkat" demikian dinyatakan Soni.

Ridlo mengemukakan pasar milenial dinamis, terus bergerak, mengikuti tren kemauan
generasi milenial. "Untuk menjadi enterpreneur, santri harus memiliki ketrampilan dan sikap, minimal soft skill, EQ, Basic Technology, perilaku mental, flexible, dan kepemimpinan" ujar Ridlo.

Ridlo juga mengungkapkan bahwa, santri harus mempunyai mindset yang tepat untuk
menjadi santripreneur. "Penelitian menyatakan bahwa tidak semua orang yang ikut pelatihan kewirausahaan, akan berhasil menjadi pengusaha, ini tidak untuk menakut-nakuti, para santri harus mempunyai mindset yang sesuai untuk menjadi santripreneur" ujar Ridlo selanjutnya.

Purwodadi merupakan titik kunjungan ke-2,
dari 10 titik kunjungan OK OCE Prasasti di Jawa Tengah, setelah kemarin hadir di Kota Salatiga. (DPT)

Advertisement