Skip to content Skip to navigation

VICTOR ARITONANG : KADIN APRESIASI GELAR PAHLAWAN NASIONAL AR BASWEDAN, DAN DUKUNGAN GUBERNUR ANIES BASWEDAN TERHADAP KADIN

Victor Aritonang sebagai warga masyarakat, juga Ketua KADIN Jakarta Pusat, menyampaikan selamat dan apresiasi kepada keluarga besar Baswedan di Indonesia, atas pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Abdurrahman Baswedan, atau yang akrab disapa A.R Baswedan oleh pemerintah pada 8 November 2018.

"Pemberian gelar Pahlawan Nasional merupakan penghargaan yang tidak sembarang tokoh bisa mendapatkannya. Dengan ditetapkannya A.R Baswedan, Kakek dari Gubernur DKI Jakarta Anies R. Baswedan, berarti 'sah' DKI Jakarta saat ini, dipimpin keturunan Pahlawan Nasional" ujar Victor kepada media menanggapi penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada A.R Baswedan.

Victor juga tidak hanya mengapresiasi keluarga besar Baswedan, atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional, dirinya pun merespon positif sikap Gubernur DKI Jakarta Anies R. Baswedan, yang mengeluarkan Seruan Gubernur No. 14 tahun 2018, pada 26 Oktober 2018.

Dikatakan Victor selanjutnya, Seruan Gubernur DKI Jakarta tentang Pendaftaran Anggota Kamar Dagang dan Industri tersebut, dimaksudkan untuk meningkatkan peran serta anggota
melalui pendataan perusahaan/dunia usaha dan untuk mendapatkan data-data potensi bisnis, dan pemetaan potensi ekonomi daerah.

Gubernur DKI Jakarta, melalui Seruan Gubernur No. 14 tahun 2018, juga mengimbau para Pimpinan Perusahaan; dan Pimpinan Asosiasi/Himpunan/ Gabungan Pengusaha, untuk mendaftar menjadi anggota Kamar Dagang dan Industri dengan memiliki Kartu Tanda
Anggota (K T A), sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2010 tentang
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kamar Dagang dan Industri.

Pendataan pengusaha daerah menjadi anggota KADIN, merupakan salah satu rekomendasi pertemuan silaturahmi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia yang dihadiri 33 Ketua Umum Kadin Provinsi se-Indonesia di Hotel JW Marriot, Surabaya, Jumat 16 Februari 2018 lalu, Hal ini dimaksudkan mendorong peran pengusaha daerah dalam proyek pembangunan infrastruktur dan perumahan, sebagaimana diberitakan www.rakyatsulsel.com.

Ketua Umum KADIN Indonesia, Rosan P Roeslani mengakui, masih banyak dunia usaha yang tidak terdaftar dalam keanggotaan Kadin, meskipun ia tidak mengetahui jumlah pastinya. Saat ini, Kadin mencatat, sudah ada sekitar 324 ribu perusahaan dan lebih dari 200 asosiasi yang terdaftar menjadi anggota, sebagaimana dikutip dari www.inilah.com.

Perusahaan-perusahaan yang telah mendapatkan SIUP dan TDP secara online, otomatis mendapatkan KTA (Kartu Tanda Anggota) yang diterbitkan oleh Kadin. Penerbitan KTA tidak dipungut biaya, alias gratis.

Saat ini Kadin Indonesia sudah berada di 34 Provinsi dan lebih dari 500 kabupaten/ kota se-Indonesia. Selain Dewan Pengurus Harian, untuk menunjang tugas-tugas Kadin Indonesia di tingkat regional dan internasional, Kadin memiliki 36 Komite Bilateral Luar Negeri. (DPT)

Advertisement