Skip to content Skip to navigation

TIGOR MULO HORAS SINAGA, DPR PERLU BANYAK DIISI ORANG PROFESIONAL

Tigor Mulo Horas Sinaga Caleg PSI nomer urut 1 untuk DPR RI dapil DKI Jakarta III (Jakarta Utara, Jakarta Barat, Kep. Seribu), kepada Gerejani Dot Com, saat dijumpai dikawasan Artha Gading Jakarta Utara, mengemukakan alasan menjadi caleg, karena menurut saya, masih kurangnya orang-orang profesional yang menjadi anggota parlemen, hal tersebut berdampak kepada pencapaian kerja yang kurang profesional.

Tigor figur orang muda yang pernah aktif dalam wadah kepemudaan (naposobulung) gereja HKBP, menjelaskan bahwa untuk urusan prolegnas (program legislasi nasional), tahun 2019 DPR menetapkan ada 55 ruu menjadi priorotas prolegnas, tetapi baru 12 yang disahkan
menjadi RUU. "Itu berarti KPI (key performance index) baru sekitar 20%, hal tersebut buruk, mengapa demikian? karena minimnya orang-orang profesional dibidang-bidang tertentu" urai Tigor.

Lebih lanjut Tigor mengungkapkan alasan memilih PSI, setelah sebelumnya dirinya melakukan riset dan pendalaman terhadap keberadaan dan kinerja PSI. Tigor menyimpulkan bahwa PSI adalah partai yang tepat bagi dirinya, memberi ruang bagi orang muda, profesional, memperjuangkan nasionalisme Indonesia, dan bukan wadah kaum nasionalisme gadungan.

Visi dalam berpolitik, belajar dari tokoh-tokoh bangsa seperti Gus Dur dan Sabam Sirait, bagi Tigor politik itu suci karena melayani kepentingan orang banyak, kepentingan rakyat, sehingga dia bervisi menjadi politisi yang profesional, dan fokus melayani kepentingan publik (rakyat), ujar pria yang demi menjadi caleg, rela meninggalkan karir gemilangnya sebagai profesionalnya didunia perbankan.

"Saya sejak Desember 2018, baru turun lapangan door to door, berjumpa dan berdialog langsung, dengan masyarakat umum, khususnya komunitas-komunitas orang muda, termasuk anak-anak muda kristen, dan juga naposo-naposo HKBP, rata-rata setiap setiap door to door sehari bisa menjangkau 300 an orang" ungkap pria yang juga aktivis ormas Pemuda Pancasila.

Tigor mengemukakan keyakinannya bahwa PSI akan lolos ambang batas perolehan suara nasional, "Saya yakin dengan perkembangan yang ada, komitmen perjuangan partai yang diterima masyarakat, dan pendekatan dialog langsung door to door oleh caleg, PSI akan mampu memenuhi, bahkan mungkin melampaui ambang batas parlemen". (DPT)

Advertisement