Skip to content Skip to navigation

SEKOLAH TINGGI THEOLOGIA INJILI ARASTAMAR (SETIA) 11 MEI 2018 BERUSIA 31 TAHUN, SEKALIPUN MENGHADAPI GUGATAN , TETAP SETIA

31 Tahun STT SETIA
Sekolah Tinggi Theologia Injili Arastamar yang akrab disebut SETIA, merupakan suatu lembaga pendidikan yang didirikan berdasar beban pelayanan memberitakan pekerjaan Tuhan di Indonesia, dengan misi pelayanan kepedesaan dan suku-suku terpencil dimana Kabar Baik belum tersebar, pelayanan yang dilakukan oleh Pdt. Dr. Matheus Mangentang, M.Th.
 
SETIA kini telah melewati rentang waktu cukup lama, yakni sudah lebih dari 3 dasawarsa, didirikan pada 11 Mei 1987 oleh Pdt. Dr. Matheus Mangentang dan sejumlah rekan, kini pada 11 Mei 2018 SETIA berusia 31 tahun, suatu rentang waktu yang tidak mudah dijalani oleh Matheus Mangentang dan rekan-rekannya, sejumlah persoalan internal maupun eksternal, bahkan hingga masuk ranah peradilan pun dialami oleh SETIA, termasuk juga dialami oleh Matheus Mangentang. Perjalanan 31 tahun SETIA, dengan berbagai lika-liku yang dialaminya hingga kini, mengesankan kesetiaan hidup pimpinan dan pengajar SETIA kepada Tuhan Yesus. 
 
Berangkat dari beban pelayanan kepedesaan dan suku-suku terpencil dimana Kabar Baik belum tersebar, Matheus Mangentang dan rekan-rekannya telah berhasil menjangkau ribuan anak bangsa dari daerah-daerah terpencil, bahkan hingga pedalaman diwilayah Indonesia, sudah ribuan yang menjadi Sarjana, tidak sedikit lulusan SETIA bekerja secara profesional sebagai tenaga pendidik, PNS, Hamba Tuhan (Pendeta, dan atau penginjil), dan berbagai profesi lainnya.
 
Perjalanan panjang, berliku-liku, bahkan hingga menyentuh ranah peradilan, telah menjadi bagian kesejarahan SETIA, dan sebagai pendiri sekaligus pimpinan lembaga, Matheus Mangentang tetap setia dengan panggilan pelayanan mula-mulanya saat mendirikan SETIA.
 
Komitmen pelayanan yang dilakukan oleh Matheus Mangentang melalui SETIA, ternyata tertanam dalam diri sejumlah lulusannya, pada 21 November 1998, sebagai hasil pekabaran Injil dan pelayanan mahasiswa Sekolah Tinggi Theologia Injili Arastamar (SETIA) yang dimotori oleh Matheus Mangentang, Willem Frans Ansanay, Mampe Tua Mangunsong, Paul Jayadi Amirullah, berdirilah Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI). Saat ini GKSI sudah menjadi satu sinode gereja, dan sudah terdaftar menjadi anggota PGI (Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia).
 
Kini jelang usia 31 tahun SETIA, kembali menyeruak kasus yang bersentuhan dengan peradilan, yakni adanya pelaporan gugatan ijazah palsu. Penanganan laporan tersebut kini telah masuk dalam persidangan di PN Jakarta Timur, dengan penggugat Willem Frans Ansanay; lulusan SETIA, pediri dan mantan pengurus GSKI, yang mewakili ratusan orang diduga korban ijazah palsu, dengan tergugatnya pimpinan SETIA, yakni Ketua SETIA Pdt. Dr. Matheus Mangentang, dan Direktur Pendidikan SETIA Ernawaty Simbolon.
 
Selamat Hari Berdirinya SETIA yang ke-31 tahun, semoga berbagai kasus/gugatan yang dialami hingga kini, menjadi ujian yang akan  mengokohkan komitmen pelayanan saat mendirikan SETIA. (DPT)

Advertisement