Skip to content Skip to navigation

SANDIAGA UNO : OK OCE SOLUSI ATASI PENGANGGURAN, 97% LAPANGAN KERJA OLEH UMKM, 3% USAHA BESAR INFRASTRUKTUR

OK OCE Prasasti hari ini (Kamis 3 Januari 2019) bertempat di Restoran SHSD (Sambal Hejo Sambal Dadak) Jl. International Karawang Barat Telukjambe Timur Kab. Karawang, siang hingga sore tadi, menggelar pelatihan kewirausahaan digital marketing yang disampaikan oleh Sekjen OK OCE Indonesia A. Zulfiqar Priyatna, dan aneka pembuatan rendang, dan pembuatan kue yang dibawakan oleh Novalina praktisi usaha kuliner.

Hadir sekitar 100 orang dari berbagai komunitas dan latarbelakang profesi, ibu rumah tangga, generasi milenial, hingga buruh pabrik. Turut hadir juga Ketua Umum OK OCE Indonesia Iim Rusyamsi, Wakil Koornas OK OCE Prasasti Soni Laksono; yang juga Ketua KADIN Jakarta Selatan, Bendahara OK OCE Prasasti M. Fikri, dan sejumlah tokoh penggerak lainnya dalam wadah OK OCE Indonesia.

"Saya selalu menyempatkan datang ke OK OCE Prasasti, pelatihan, karena ini kegiatan yang terlepas dari proses politik, kan kekuasaan politik itu tiada yang bisa menentukan, selain Allah" demikian disampaikan Sandiaga Salahuddin Uno pendiri Gerakan OK OCE, yang saat ini menjadi Calon Wapres, mendampingi Calon Presiden Prabowo Subianto.

Lebih lanjut Sandiaga mengemukakan bahwa bila dirinya mendapat amanah dalam Pilpres 2019, OK OCE akan menjadi program yang menasional.

Mencermati permasalahan bangsa saat ini, tentang pembangunan infrastruktur dan tingginya angka pengangguran, Sandiaga yang juga pengusaha nasional, mengemukakan bahwa "Pemerintah dan dunia usaha harus bekerja sama untuk, bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi lebih fokus untuk menyediakan solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh ekonomi masyarakat, karena mencari kerja susah, harga-harga pada naik, disitu harus ada solusinya".

Sandiaga menjelaskan solusi yang tepat, yakni OK OCE. Lebih lanjut Sandiaga menjelaskan, "97% dari lapangan kerja itu dari UMKM, jadi kalau kita mau fokusnya harus di UMKM. Kalau kita fokus usah besar, lapangan kerjanya 3%, tapi yang 97% nya itu ada di UMKM. Selama ini UMKM belum diperhatikan dengan maksimal. Semoga ditahun 2019, kita bisa buka banyak lapangan kerja. (DPT)

Advertisement