Skip to content Skip to navigation

SANDIAGA UNO MENGAJAK RATUSAN PESERTA PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN OK OCE PRASASTI SUMBAR, 2019 SIAP MENJADI PENGUSAHA

Berlokasi di Royal Sunset Cafe & Resto, yang berada dikawasan wisata pinggir laut, dekat Monumen Perdamaian Kota Padang, Sumatera Barat, pagi hingga sore tadi (Jumat 19 Oktober 2018), sekitar 200 orang perwakilan berbagai komunitas dari kabupaten/kota di Sumatera Barat, mulai dari komunitas ibu-ibu muda pelaku usaha, aktivis pemuda, hingga aktivis mahasiswa seperti aktivis GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia), mengikuti pelatihan kewirausahaan OK OCE (One Kabupaten/Kota One Center Enterpreneurship) PRASASTI Sumatera Barat.

Koorda OK OCE Sumatera Barat Dennis Saputra, yang juga salah seorang pimpinan DPD KNPI Sumbar, sebagai pelaksana kegiatan pelatihan, saat pembukaan pelatihan, mengemukakan bahwa OK OCE Sumatera Barat siap mengembangkan kewirausahaan di Sumatera Barat berbasis wisata kuliner dan tourisme.

Pelatihan yang dihadiri oleh Koordinator Nasional OK OCE PRASASTI R.H Victor Aritonang, yang juga Ketua KADIN Jakarta Pusat, Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK OCE Iim Rusyamsi, serta turut hadir pendiri sekaligus motivator utama OK OCE, Sandiaga Salahuddin Uno, yang saat ini menjadi Calon Wapres mendampingi Prabowo Subianto.

Victor Aritonang saat menyampaikan kata sambutan pembukaan pelatihan, menjelaskan bahwa OK OCE PRASASTI bermaksud memotivasi masyarakat menjadi pelaku usaha, dan yang sudah memiliki usaha akan dikembangkan menjadi pengusaha yang lebih besar lagi.

Ketua Umum PGO Iim Rusyamsi saat tampil memotivasi peserta, menjelaskan pengalaman dirinya yang pernah menjadi karyawan, menjalani usaha sampingan, hingga kini telah menjalankan usaha dengan jumlah karyawan cukup banyak. Iim juga menjelaskan ada 3 jenis enterpreneurship, yakni : necessity enterpreneurship (enterpreneurship didorong desakan/tuntutan hidup),

replicative enterpreneurship (meniru tren usaha yang ada), lalu ada yang disebut innovative enterpreneurship (enterpreneurship karena ide kreatif).

Selain itu, Iim juga menjelaskan 5 level enterpreneur menurut Brad Sugar, yakni :

Level 0 disebut employee, Level 1 self employed, Level 2 manager, Level 3 owner/leader, Level 4 investor, dan Level 5 enterpreneur.

Sandiaga Uno sebagai pemateri yang paling ditunggu peserta, tampil secara kasual, mengenakan kaos berwarna biru muda, dan bersepatu kets, memotivasi peserta pelatihan untuk serius menjadi pelaku usaha (pengusaha). Sandiaga membagikan pengalaman hidupnya yang pernah diberhentikan dari pekerjaan, juga mengalami dampak krisis perekonomian penghujung tahun 1990 an, kemudian dengan usaha gigih untuk bangkit dari keterpurukan perekonomian, akhirnya perlahan-lahan membangun usaha dengan 3 orang karyawan, tetapi kini usaha yang dijalankan sudah memiliki 30 ribu karyawan.

Sandiaga selain membagikan pengalaman hidupnya, juga mengemukakan pengalaman salah seorang mentor bisnisnya, yakni yang disebut Pak Datuk pemilik jaringan restoran Padang Simpang Raya.

Pelajaran penting yang didapat dari kisah Pak Datuk adalah, bagaimana dia mendapatkan ide usaha yang berasal dari pemikiran sederhana, yakni pada waktu itu sedang top-topnya musik pop ditanah air. "Pak Datuk terinspirasi dari ngetopnya musik pop saat itu, dia bikinlah nama makanan, yang sekarang kita kenal sebagai Ayam Pop" urai Sandiaga.

Menutup sesi motivasi kepada peserta pelatihan, Sandiaga menghimbau keseriusan para peserta untuk berani menjadi pelaku usaha/pengusaha.

"Kalau seorang Sandiaga bisa, kenapa teman-teman tidak bisa. Ayo sama-sama kita menjadi pengusaha. 2019 nanti teman-teman dapat memilih menjadi pengusaha" pungkas Sandiaga yang disambut tepuk tangan seluruh peserta.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto, seluruh peserta pelatihan bersama Sandiaga Uno. (DPT)

Advertisement