Skip to content Skip to navigation

RESTORASI FISIK GBI BASILEA CHRIST CATHEDRAL, SOFT OPENING DESEMBER 2020

Gerejani Dot Com - Masing ingat Gereja Basilea Christ Cathedral, atau juga yang disebut sebagai GBI (Gereja Bethel Indonesia) Basilea, berada di Jl. Gading Golf Boulevard No.888, Gading, Kec. Serpong, Tangerang, Banten, pada 27 April 2020 mengalami kebakaran besar, insiden kebakaran berpusat di lantai 3 yang merupakan ruang utama ibadah?

Kini 6 (enam) bulan sudah sejak peristiwa kebakaran tersebut, bagaimana kondisi gedung gereja GBI Basilea tersebut? Berdasarkan informasi yang didapat dari akun media sosial Instagram CcmyChurch, didapati keterangan bahwa gedung gereja tersebut sedang dalam proses perbaikan (restorasi).

Informasi yang didapat dari akun IG ccmychurch, bahwa proses restorasi gedung gereja GBI Basilea (Christ Cathedral), dilaksanakan dengan program Heart for The House : The Haggai Project.

Program restorasi gedung gereja yang terbakar tersebut, “The Haggai Project”, berdasar penjelasan dalam laman situs resmi Gereja Christ Cathedral (https://www.ccmychurch.com/haggai-project) semangatnya terinspirasi dari Kitab Hagai pasal 2 ayat 9, berbunyi : “Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam”.

Dikatakan dalam keterangan latar belakang The Haggai Project, bahwa “Proyek pemulihan ini dinamai proyek “Haggai” karena kami percaya bahwa Tuhan akan membawa gereja kita ke ketinggian baru kemuliaan dan pengaruh saat kita dengan setia menabur ke dalam Kerajaan-Nya untuk membangun gereja-Nya. Saat kami menetapkan rencana untuk membangun kembali Gereja kami, kami mengundang Anda untuk bergabung dengan kami dalam perjuangan kami saat kami berusaha untuk memperluas Kerajaan Allah melalui Gereja-Nya. Kami akan memberikan pembaruan rutin kepada semua kontributor terkait kemajuan proyek restorasi kami”.

Kegiatan perbaikan gedung gereja dilakukan secara swadaya jemaat, selain melalui saluran donasi digital menggunakan scan kode QR, juga donasi secara penjualan merchandise seperti masker, faceshield, kipas angin, dan sebagainya. Dikutip dari akun IG ccmychurch tertanggal 11 September 2020, dijelaskan “All proceeds will go to #TheHaggaiProject. This means, buy purchasing these items, you will also be contributing to the rebuilding of the House of God, Christ Cathedral”.

Kegiatan proses perbaikan gedung gereja diawali dengan kegiatan kebaktian, yakni “Renovation Kick Off Worship Morning” pada 20 Agustus 2020, yang diadakan di pelataran Main Sanctuary. Dikatakan dalam akun IG ccmychurch tertanggal 10 September 2020, dijelaskan bahwa proses persiapan restorasi fisik gedung Gereja Christ Cathedral mulai bergulir. Kendaraan-kendaraan berat berdatangan membawa besi-besi baja untuk kerangka atap Main Sanctuary.

Proses perbaikan tidak sepenuhnya berjalan lancar, keterangan dari IG ccmychurch pada 14 September 2020, menyebutkan bahwa “Lantai Main Sanctuary yang sempat rusak dan berlubang akibat ambruknya struktur besi baja yang membentang pada atap ruangan, sudah mulai dibangun kembali”.

Pada 21 September 2020, update info dari akun IG ccmychurch menyebutkan, “Pembongkaran kanopi disisi luar Ruang Peace dan Ruang Glory, sedang berlangsung, sebelum nantinya akan berlanjut ke proses pembangunan kembali kanopi baru pasca kebakaran. Penyediaan akses untuk alat-alat berat guna mengangkut kerangka-kerangka baja ke lantai dan atap Main Sanctuary juga turut dipersiapkan ditahap ini”.

Sementara 28 September 2020, disampaikan oleh akun IG ccmychurch, “Pembongkaran tembok-tembok struktur untuk penguatan pembesian dalam dalam struktur beton Main Sanctuary sedang dilakukan. Proses ini akan diikuti pengecoran semen baru”.

Proses pekerjaan pencopotan rangka holllow dan facade dinding ACP (Aluminium Composite Panel) lama telah berlangsung secara lancar, demikian info update IG ccmychurch pada 13 Oktober 2020. Disebutkan kemudian, proses pemasangan rangka dan ACP baru pun berlangsung dengan cepat. Kini, rangka dan ACP baru sudah mulai terlihat menutup dinding di sisi timur dan depan gedung.

Berikut timeline “The Haggai Project”, yang akan memakan waktu selama 10 bulan, hingga selesai pada bulan April 2021 :

<Juni 2020> :

  • Pembangunan fisik tahap awal dimulai dengan pembersihan puing-puing dan reruntuhan Main Sanctuary (MS)
  • Proses tes fisik, pemeriksaan teknis detail dan pembuatan kajian-kajian oleh konsultan pengkaji
  • Penunjukan kontraktor pembangunan

<Juli> :

  • Pembangunan fisik MS dimulai
  • Pembangunan tenda sementara(Revival Tent) untuk ibadah jemaat, beserta semua perangkat kelengkapan

<Agustus> :

  • Pembangunan fisik berlanjut
  • Bila PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) telah dicabut, jemaat mulai beribadah kembali di “Revival Tent”

<September – November> :

  • Pembangunan fisik berlanjut
  • Semua ruangan di lantai 1 dan Lantai 2 sudah dapat digunakan kembali

<Desember> :

  • Pembangunan fisik berlanjut, dan pekerjaan interior dimulai
  • Soft opening, Christmas @Christ Cathedral 2020 di New MS

<April 2021>

  • Restorasi fisik dan interior selesai, New MS sudah dapat digunakan secara penuh
  • Grand Opening MS Jumat Agung/Paskah (2-4 April 2021)

Berdasarkan timeline The Haggai Project, pada bulan Desember 2020 direncanakan soft opening “New Main Sanctuary”, dan sekaligus dipergunakan sebagai tempat ibadah dan perayaan Hari Natal, sedangkan grand opening dilakukan pada bulan April 2021, sekaligus dipergunakan untuk perayaan Hari Jumat Agung/Paskah. (DPT)

Advertorial

Advertisement