Skip to content Skip to navigation

PT BINTANG TOEDJOE KERJASAMA DENGAN BNN, BENTUK KEPEDULIAN DAN SINERGITAS PENANGANAN MASALAH NARKOBA

Badan Narkotika Nasional (BNN) dan PT. Bintang Toedjoe (Kalbe Farma Group lakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama, penandatanganan dilakukan dalam suatu pertemuan dikantor PT. Bintang Toedjoe, di Kawasan Industri Komplek JIEP Pulogadung Jakarta Timur, pagi hingga siang tadi (Selasa 31 Juli 2018).

Kerjasama ini sebagai bentuk kepedulian PT. Bintang Toedjoe selaku anak perusahaan PT. Kalbe Farma Group, terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang terjadi di Indonesia. BNN menilai perlu dilakukannya perjanjian kerjasama, mengingat PT. Bintang Toedjoe merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri farmasi.

Sebagai catatan, Kalbis Institute sebagai perguruan tinggi yang pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2017, mendapatkan penghargaan dari BNN sebagai kampus bersih narkoba, juga merupakan bagian dari Kalbe Farma Group.

Penandatanganan Kerja Sama dilakukan langsung oleh Presiden Direktur PT. Bintang Toedjoe Jonatan Simon, dengan jajaran Kedeputian BNN, yakni Deputi Pencegahan BNN, Ali Johardi, Deputi Pemberdayaan Masyarakat, Dunan Ismail, dan Deputi Rehabilitasi BNN, dr. Diah Setia Utami. Mewakili Kepala BNN, Deputi Pemberdayaan BNN, Dunan Ismail, menyampaikan apresiasinya kepada PT. Bintang Toedjoe atas sinergitas yang dilakukan. Dunan menilai hal ini sangat perlu dilakukan, demikian rilis media yang diterima Gerejani Dot Com.

“Kampanye anti Narkoba melalui sosialisasi aktif oleh semua pihak, termasuk PT. Bintang Toedjoe, menjadi bagian dari upaya mengurangi permintaan terhadap narkoba”, ujar Dunan.

Sementara itu, PT. Bintang Toedjoe menyampaikan rasa bangganya, karena telah dipercaya sebagai perusahaan yang mampu menggerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Indonesia.

“Kami mendukung BNN dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba”, Ujar Simon saat menyambut kedatangan BNN di Pabrik PT. Bintang Toedjoe dikawasan Jakarta Timur.

Melalui kerjasama ini, kedua pihak sepakat untuk membangun sinergitas dibidang Pencegahan, dengan melakukan berbagai sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat melalui sarana dan prasarana yang dimiliki oleh PT. Bintang Toedjoe.

Bintang Toedjoe juga sepakat untuk mendukung aktifitas Pemberdayaan Masyarakat dan Rehabilitasi dengan memberikan dukungan berupa fasilitas pelatihan berkelanjutan. “Kami akan memberikan pelatihan berkelanjutan, seperti penanaman jahe merah, mulai dari proses pemberian benih, hingga budidaya dan hasilnya akan dibeli kembali oleh PT Bintang Toedjoe untuk diolah menjadi obat obatan herbal”, ujar Simon.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Pencegahan, Ali Johardi menyampaikan ucapan terima kasih atas itikad baik Bintang Toedjoe dalam mendukung langkah BNN menjadikan generasi muda bebas narkoba dengan melakukan kegaiatn produktif.

“Untuk saudara kita yang sudah terlanjur jadi pecandu, akan diarahkan untuk melakukan kegiatan yang produktif agar mereka tak lagi kearah narkoba. Semoga ini bisa berkelanjutan”, Pungkas Ali.

Kerjasama ini juga berkaitan dengan salah satu program unggulan BNN, Grand Design Alternatif Development (GDAD). Melalui kerjasama ini, BNN berharap, PT. Bintang Toedjoe dapat memberi dukungan berupa fasilitas penanaman bibit jahe merah, tanaman asli Indonesia, sebagai tanaman pengganti yang akan diberikan kepada para mantan petani ganja. Dengan harapan, para petani ganja dapat beralih menjadi petani jahe, dan hasilnya akan ditampung dan diolah menjadi obat-obatan herbal oleh PT. Bintang Toedjoe. (DPT)

Advertisement