Skip to content Skip to navigation

PGI DAN KOMUNITAS LINTAS IMAN LAKUKAN PENANGANAN COVID-19

Kerjasama Lintas Iman:
Bahu Membahu Mengatasi Penyebaran Corona

Terus bertambahnya pasien terkonfirmasi positif terjangkiti virus Covid-19, berdasarkan keterangan Jubir Percepatan Penanganan Covid-19, Ahmad Yurianto, kemarin Sabtu (21 Maret 2020), jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 adalah 450 orang, dan juga penambahan jumlah ODP (Orang Dalam Pengawasan), maupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan), di 17 provinsi.

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) turut mendukung dalam upaya penanganan Covid-19. Sebagaimana telah dilakukan kemarin, Tim Relawan Gereja Melawan Covid-19, dengan didukung Dompet Dhuafa, ICRP, dan komunitas Lintas iman.

“Upaya mengatasi penyebaran Virus Corona ini adalah masalah bersama,” demikian dikatakan Pengurus Mushola Wakaf Al-Mustafa di Cipinang Lontar, Ustad Heru, seraya mengucapkan terimakasih atas kehadiran Tim Relawan Gereja Melawan Covid19 (GMC19), Sabtu siang (21 Maret 2020), demikian penjelasan Ketua Umum MPH PGI Pdt. Gomar Gultom, M.Th kepada Gerejani Dot Com melalui WA.

Tim Relawan GMC19 yang dipimpin langsung oleh Pdt Jacky Manuputty, Sekum PGI, bersama-sama melakukan penyemprotan disinfektan di ruang-ruang ibadah di Cipinang Lontar. Selain GPIB Torsina dan GPdI Karmel, Tim juga melayani Mushola tersebut. Beberapa warga sekitar, dari ragam agama dan latar belakang, juga meminta untuk dilayani.

“Kami sudah merekrut puluhan anak muda untuk menjalankan tugas ini, dan mereka dibagi ke dalam beberapa tim”, kata Pdt Manuputty. Para relawan itu telah menjalani pelatihan sebelumnya, yang dibagi dalam dua angkatan. Menurut Pdt Manuputty, masih akan dilatih lagi beberapa pemuda lainnya. Mereka datang dari berbagai latar belakang gereja.

Yang menarik, untuk mempersiapkan para relawan gereja tersebut, PGI meminta bantuan fasilitator dari Dompet Duafa untuk ikut melatih, di samping petugas dari RS PGI Cikini. “Mengatasi dampak buruk virus ini kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Kita harus berjalan bersama tanpa batas-batas sosial atau sekat agama.”, demikian dikatakan oleh Pdt Manuputty.

Selain aksi oleh Tim Relawan GMC19 ini, PGI juga menjalin kerjasama dengan ICRP dalam menyemprot ruang-ruang publik lainnya di berbagai tempat.

Kegiatan relawan ini akan dilanjutkan dengan kegiatan penyemprotan di rumah ibadah lainnya. Oleh karena itu dukungan gereja dan masyarakat sangat dibutuhkan agar program ini bisa berjalan dengan baik. (DPT)

Advertorial

Advertisement