Skip to content Skip to navigation

PENGUKUHAN DAN PENGUTUSAN DPP PERWAMKI PERIODE 2019-2023 DIHADIRI SEJUMLAH PETINGGI ARAS GEREJA DAN TOKOH KEUMATAN KRISTIANI

Perkumpulan Wartawan Media Kristiani (PERWAMKI) organisasi pewarta kristiani yang telah berbadan hukum berdasarkan SK Menteri Hukum dan HAM, didirikan pada 28 Oktober 2003 di Jakarta. PERWAMKI tidak hanya beranggotakan pewarta yang berlatar belakang kristen protestan, tetapi juga katolik. 
 
PERWAMKI pada 22-24 Maret 2019 telah melaksanakan Musyawarah Nasional ke-6, dan terpilih Ketua Umum Stevano Margianto (victoriousnews.com), dan Sekretaris Umum Agus Rianto Panjaitan (majalahspektrum.com), sebagai kepemimpinan DPP PERWAMKI periode 2019-2023.
 
Pelaksanaan Munas ke-6 PERWAMKI didukung oleh Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Dirjen Bimas Katolik Kemenag RI, Ketua Sinode Gereja Suara Kebenaran Injil (GSKI) Rehobot Pdt. Dr. Erastus Sabdono, Ketua Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pdt. Dr. Japarlin Marbun, Gembala Sidang GBI Rahmat Emmanuel (GBI REM) Pdt. Abraham Conrad Supit, dan Ketua STT REM Dr. Ariassa Supit, dan sejumlah pihak lainnya.
 
Kemarin malam (Senin, 6 Mei 2019) bertempat di Graha Bethel Jakarta Pusat, telah dilakukan Pengukuhan dan Pengutusan DPP PERWAMKI periode 2019-2023. Ibadah pengukuhan dan pengutusan yang bertemakan "Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya didepan orang" (Matius 5:16) dipimpin Pdt. Gomar Gultom Sekretaris Umum MPH PGI. 
 
Pdt. Gomar Gultom dalam renungan firman Tuhan, mengemukakan bahwa orang Kristen diperintahkan untuk menjadi terang, artinya menjadi seperti Kristus. "Kita merefleksikan sinar terang Kristus. Terang yang bersinar dari diri orang Kristen adalah terang dari Kristus yang bersemayam di dalam diri kita," ujarnya. Lebih lanjut, Pdt. Gomar menjelaskan Kristus yang menyalakan terang di dalam diri orang percaya. "Kita tidak bisa jadi terang untuk diri sendiri, keluarga kita, tapi bagi dunia. Terang untuk memberikan arah, menuntun di tengah kegelapan, menjadi pusat kebaikan," jelas Pdt. Gomar.

 

Pertanyaan kritis disampaikan Pdt. Gomar untuk menjadi perenungan PERWAMKI, "Seorang jurnalis berada dalam pilihan  apakah ia akan menjadi terang atau menghalangi terang itu ?". Jelang akhir renungan, Sekum PGI mengingatkan bahwa media mempunyai peran strategis untuk melaksanakan reformasi 1998. Bila publik menelan mentah-mentah suatu berita, bisa dibayangkan akibatnya, imbuhnya. 

 

Pdt. Gomar berpesan PERWAMKI tampil dengan perbuatan baik, dan mengutip pandangan Jenderal Gobbels, Menteri Penerangan zaman Hitler mempunyai teori bahwa kebohongan yang dikampanyekan secara terus-menerus akan (dianggap) sebagai suatu kebenaran. Nasionalisme terancam oleh pemberitaan yang kebablasan. "Apakah berita kita menjadi terang atau penghalang bagi orang lain untuk melihat terang itu ?" pungkas Pdt. Gomar.

 
Sementara itu, Pdt. Dr. Japarlin Marbun dalam kata sambutannya, memberikan nasehat kepada DPP PERWAMKI yang baru, agar PERWAMKI bisa menjadi terang di tengah masyarakat melalui pemberitaan yang memberikan terang dan kecerdasan. Lebih lanjut, Pdt. Japarlin yang juga Ketua Umum Sinode GBI, berpesan agar jurnalis mewartakan kebenaran untuk 'diangkat' (diterbitkan, di-upload) ke permukaan. Sebelum mewartakan sesuatu berita, ia membagi perlunya memperhatikan tiga hal sebagai penyaring (filter), yakni : 1. Benarkah apa yang akan saya beritakan itu ?. Perlu cek en ricek. 2. Carilah kebenaran. Artinya tepatkah apa yang akan saya beritakan itu, tepatkan audiennya ?. Ada kasus seorang hamba Tuhan yang dimuat di media sosial. Pembaca bukan anak Tuhan, bisa nila setitik, rusak susu sebelangga, kekristenan terbawa-bawa juga. 3. Bergunakah apa yang akan saya wartakan itu ?, bila mendatangkan hal-hal yang negatif. "Kehadiran PERWAMKI bisa menjadi berkat di tengah gereja dan masyarakat. Sehingga nama Tuhan dimuliakan. Pengurus PERWAMKI lebih maju, pewartaan bisa imbangi pewartaan yang negatif baik di media main stream dan medsos," tegas Pdt. Japarlin.

 

Ketua Umum DPP PERWAMKI terpilih untuk periode 2019-2023 Stevano Margianto, didampingi Sekretaris Umum terpilih Agus R. Panjaitan, membacakan susunan kepengurusan DPP PERWAMKI, setelah seluruh pengurus DPP PERWAMKI periode 2019-2023 berlutut didepan mimbar, Pdt. Dr. Mulyadi Sulaeman memimpin Doa Pengutusan untuk DPP PERWAMKI yang baru, beserta seluruh pendeta yang hadir berdiri dan melakukan penumpangan tangan memberkati DPP PERWAMKI.
 
Setelah pengukuhan dan pengutusan, DPP PERWAMKI menyerahkan surat keputusan DPP PERWAMKI kepada para penasehat, dan juga pembina. Selain itu, secara simbolik kepada Pdt. Gomar Gultom dipakaikan jaket PERWAMKI, dan juga perwakilan penasehat Pdt. Dr. Japarlin Marbun.
 
Pengukuhan dan Pengutusan DPP PERWAMKI periode 2019-2023, secara khusus dihadiri oleh sejumlah pimpinan lembaga aras gereja, organisasi kegerejaan, lembaga keumatan kristiani, seperti Pdt. Gomar Gultom, Pdt. Japarlin Marbun, Antonius Natan, Pdt. Mulyadi Sulaeman, Jhon Panggabean, SH, Mawardin zega (Sekum MUKI), dan tim pelayanan ibadah dari PERWAMKI Jawa Barat. (DPT)

Advertorial

Advertisement