Skip to content Skip to navigation

PDT. SUFRIADI MEI CALON KETUA UMUM PPGT 2018-2023

Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) pada Senin yang lalu (24 September 2018) memulai perhelatan lima tahunan organisasi, yakni Konperensi Studi dan Kongres ke XIV, berlokasi di Jemaat Kasimpo, Klasis Makale Utara, sekitar 3 km dari Kota Makale, Kabupaten Tana Toraja, kegiatan ini merupakan wadah untuk mengevaluasi program satu periode kepengurusan yaitu lima tahun, menyusun program lima tahun ke depan dan memilih kepengurusan tingkat pusat untuk melaksanakan program yang ditetapkan. Kegiatan dikoordinir oleh  Ketua Panitia Pnt. Welem Sambolangi, SE, yang juga Ketua DPRD Tana Toraja, serta Ketua Umum Pengurus Pusat Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja (PP.PKBGT).

Berdasarkan informasi dari laman PGI, diberitakan ribuan orang menghadiri pembukaan konferensi studi dan kongres PPGT, termasuk sejumlah tamu undangan tokoh-tokoh penting, seperti Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Dr. Nurdin Abdullah, Pangdam Wirabuana Mayjen TNI. Surawahadi, Bupati Tana Toraja Ir. Nicodemus Biringkanae, Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan, Kepala OPD, pengurus Sinode Gereja Toraja, Pengurus Pusat OIG, ratusan pendeta, undangan dan peserta Kongres yang berasal dari 17 Propinsi di seluruh Indonesia. Kegiatan ini akan berlangsung sampai tanggal 28 September 2018. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Umum BPS Gereja Toraja Pdt. Musa Salusu, M.Th, dengan pemimpin ibadah pembukaan Pdt. Soleman Allo Linggi, M.Si.

Pdt. Musa Salusu dalam sambutan pembukaannya, mengemukakan harapannya kepada PPGT. "PPGT perlu memikirkan dan membuat program agar para anggotanya dapat menciptakan lapangan pekerjaan, tidak sekedar melamar pekerjaan". 

Gubernur Sulawesi Selatan terpilih dalam Pilkada Juni 2017, Prof. Dr. Nurdin Abdullah, pun turut menyampaikan sambutan. “Sebenarnya kita sebagai bangsa Indonesia ini tidak kurang pemimpin, yang kurang ini adalah negarawan, mudah-mudahan dengan kongres ini menghasilkan negarawan-negarawa baru, Kuncinya, adalah menghargai pemimpin dan karya yang telah ditorehkan, walaupun dalam kenyataannya tidak ada pemimpin yang sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Allah” ujar Nurdin. 

Sementara itu, mengenai agenda pemilihan pengurus pusat PPGT untuk periode 2018-2023, berdasarkan informasi www.karebatoraja.com, terdapat sejumlah nama yang mencuat untuk menjadi calon Ketua Umum diantaranya Pdt. Sufriadi Mei, Pdt. Demma Tande Allolinggi, Pdt. Meisel Basongan, Proponen Richard Mapandin, Aldrianto Hendra, Nathalianus Paembe, dan Jery Parimba.

Sedangkan figur-figur untuk Calon Sekretaris Umum yang berhasil didapat Gerejani Dot Com, diantaranya Paulus Pongdatu, Pdt. Samuel Tempaya, Jony Kayang, dan Ryan Tumpak. 

Dari sekian banyak calon ketua umum, yang mempunyai latarbelakang layak dipertimbangkan untuk menjadi Ketua Umum, adalah Pdt. Sufriadi. Adi demikian sapaan akrab pria yang juga seorang akademisi, mempunyai latarbelakang aktivis pada dua organisasi generasi muda kristen tertua, yakni GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia) dan GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia). Adi merupakan Anggota GMKI Cabang Bekasi, sedangkan di GAMKI, organisasi yang secara nasional dipimpin Ketua Umum Dr. Michael Wattimena, yang juga salah seorang pimpinan DPR RI, Adi hingga saat ini masih menjabat Sekretaris Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia DPP GAMKI.

Peserta Kongres PPGT yang diikuti utusan dari 93 klasis, dengan jumlah jemaat 1200 orang berasal dari 17 provinsi, akan berlangsung hingga 28 September 2018. (DPT)

Advertisement