Skip to content Skip to navigation

OK OCE PRASASTI DAN KOMUNITAS MASYARAKAT SANTRI BEKERJASAMA MENJALANKAN GERAKAN KEWIRAUSAHAAN OK OCE KALANGAN SANTRI

Gerakan Sandiaga Salahuddin Uno dengan OK OCE dalam rangka mendorong lahirnya banyak pelaku wirausaha, untuk menumbuhkembangkan perekonomian masyarakat, semakin diminati dan dinanti kehadirannya oleh banyak kalangan masyarakat, tidak terkecuali kalangan santri dan pondok pesantren.

Sandiaga Salahuddin Uno sebagai pendiri gerakan kewirausahaan OK OCE, bertempat di Hotel Lorin Solo Jl. Adi Sucipto No.47, Kenaiban, Blulukan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, ditengah-tengah kesibukannya berkonsolidasi pemenangan menghadapi Pilpres 17 April 2019, dengan didampingi Koordinator Nasional OK OCE Prasasti R.H Victor Aritonang, menyempatkan diri berdialog dengan Komunitas Masyarakat Santri (KOMAS), dalam rangka kerjasama antara OK OCE Prasati dengan KOMAS tentang pelaksanaan seminar kewirausahaan “Millenial Santripreneurship” yang akan diadakan di 10 kota diwilayah Jawa Tengah.

Program kerjasama ini akan diselenggarakan setiap Sabtu-Minggu, mulai akhir Februari hingga akhir Maret 2019, dengan kota-kota pelaksananya adalah Surakarta, Salatiga, Semarang, Kudus, Purwodadi, Pekalongan, Tegal, Magelang, Purwokerto, Purbalingga, dan Magelang.

Menurut Ketua Panitia, Ari Suprianto mengatakan, seminar tersebut diadakan bertujuan menciptakan generasi santri yang pengusaha. Diharapkan tumbuh para pengusaha muda dari kalangan alumni Pesantren yang mampu menjadi tulang punggung perekonomian nasional di masa mendatang.

Sandiaga Uno yang juga Calon Wakil Presiden mendampingi Capres Prabowo Subianto untuk Pilpres 17 April 2019, menyambut baik kerjasama OK OCE Prasasti yang dikoordinir R.H Victor Aritonang, dengan KOMAS yang diketuai oleh Faiq Hafidz.

Sandiaga Uno mengemukakan bahwa pesantren mempunyai potensi yang sangat besar. "Kita selama ini lebih banyak menjadi bangsa konsumen. Diharapkan di tahun-tahun mendatang kita lebih banyak sebagai bangsa produsen. Indonesia negara yang kaya raya, karena itulah dibutuhkan para pengusaha yang mampu mengelola kekayaan bangsa Indonesia untuk digunakan sebanyak-banyaknya bagi kepentingan nasional," ujar Sandiaga Uno.

Lebih lanjut dikemukakan Sandiaga Uno, alumni pesantren sangat mungkin tumbuh menjadi para pengusaha yang menopang Indonesia agar bisa melakukan berbagai swasembada, dari swasembada pangan, air, energi, dan lain sebagainya.

Ketua Umum Komunitas Masyarakat Santri (KOMAS) Faiq Hafidz mengemukakan bahwa, program KOMAS menyentuh tiga bidang utama, yaitu Pendidikan, Ekonomi, dan Politik Keumatan. Program Seminar Millennial Santripreneurship, kerjasama dengan OK OCE Prasasti, sesuai dengan visi misi KOMAS, untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas anggotanya dalam bidang pengembangan usaha.

Faiq berharap program ini bisa dikembangkan dalam skala yang lebih luas untuk kebermanfaatan yang lebih besar.

Sementara itu, Kornas OK OCE Prasasti R.H Victor Aritonang menjelaskan, bahwa program kerjasama dengan komunitas santri dan pondok pesantren tersebut, sejalan dengan visi-misi OK OCE membangun perekonomian bangsa Indonesia menjadi lebih baik, dan ini realisasi dari pernyataan Sandiaga Uno beberapa waktu lalu, yang menandaskan bahwa OK OCE akan menjangkau komunitas pondok pesantren, dan khususnya para santri.

"Kita harapkan program ini bisa mengembangkan para pengusaha KUMKM, sehingga mereka bisa naik kelas," jelas Victor Aritonang yang juga seorang pengusaha, dan Ketua KADIN Jakarta Pusat. (DPT)

Advertisement