Skip to content Skip to navigation

MOMENTUM DOA "TAHTA-NYA 24/40" DAN KESAKSIAN MUKJIZAT TUHAN

Gerejani Dot Com - Momentum Doa “TahtaNYA 24/40” (24 Jam mengadakan pujian penyembahan dan doa selama 40 Hari), telah tiba di hari yang 23, ini berarti sudah ada 276 group yang telah ambil bagian mengisi dan dari berbagai kota, pulau-pulau yang ada di Indonesia (Sabang - Merauke) dan dari berbagai denominasi Gereja, demikian rilis media yang disampaikan panitia saat konferensi pers via Zoom, kemarin 31 Juli 2020, hadir dalam konferensi pers Pdt. Tony Mulia, Samuel Oey Ketua Panitia Momentum “TahtaNYA 24/40”, Stanley Saroinsong (JDPN), dan Pdt. Novi Suratinoyo.

“Lewat acara Doa, Pujian & Penyembahan selama 24 jam 40 Hari ini, banyak sekali generasi muda, terutama anak-anak dan pemuda yang terlibat untuk menyembah Tuhan. Saya salut, mereka bisa memuji, menyembah Tuhan serta berkomunikasi melalui doa kepada Tuhan. Disinilah saya melihat bahwa Tuhan sedang mempersiapkan generasi muda untuk membangun gereja masa depan,” ujar Pdt. Dr. Tony Mulia kepada Wartawan dalam Konferensi Pers via Zoom, 31 Juli 2020, pukul 10.00 Wib yang dimoderatori oleh salah satu panitia Doa Pujian Penyembahan 24/40, Festy Sarumaha.

Acara Doa Pujian & Penyembahan ini bisa diikuti melalui live streaming pada channel YouTube MDK Nasional dan Facebook Jaringan Doa Nasional.

“Puji Tuhan, sekarang kita sudah lewati 23 Hari 550 jam. Jika finish sampai tanggal 17 Agustus, berarti 40 Hari 960 jam yang tercapai. Awalnya, kami kuatir tidak bisa buat acara ini. Karena, baru dibentuk tanggal 22 Juni, kemudian mesti start 8 Juli. Tetapi puji Tuhan, banyak anak-anak muda yang terbeban dan membantu, khususnya di bidang teknologi baik zoom maupun youtube,. sehingga acara tersebut bisa terselenggara,” ungkap Pdt. Tony.

Lanjut Pdt. Tony, Gerakan 24/40 saat ini adalah Tuhan sendiri yang menjadi sutradara untuk menggerakkan manusia, menyatukan umat dari berbagai denominasi gereja untuk berdoa,. memuji serta menyembah selama 24 jam.

“Lewat kecanggihan teknologi kita bisa dipersatukan. Kalau zaman dulu,. Kita dibatasi oleh tembok. Sekarang ini kita bisa berjumpa dan dipersatukan melalui zoom dan media sosial lainnya. Anak-anak muda zaman sekarang pintar dalam berteknologi. Makanya Kita sebagai orang tua, mendukung dan menjadi Bapa bagi mereka,” terang Pdt. Tony.

Saat pembukaan acara pada 8 Juli 2020 jam 12.00-14.00 Wib yang dilakukan secara virtual melalui media zoom, hadir para pemimpin Gereja dan para Fasilitator Nasional JDN Via Zoom Meeting antara lain: Pdt, Gomar Gultom M.Th, Dr. Iman Santoso, Pdt. Dr. Bambang Wijaya, Pdt. Dr. Nus Reimas, Pdt. Soehandoko Wirasphati, Pdt. GondoWijoyo, Pdt. Daniel Pandji , Pdt. Ronny Sigarlaki, Pdt. Kong Leories, Pdm. Charles Jonan, Pdt. Tony Mulia, Pdt. Mulyadi Sulaeman, Pdt. Andreas Soestono, Pdt. Martin Harefa, Pdt Welyar Kauntu, Pdt. Ronny Daud Simeon, dan Tim Fasnas JDN, Fasilitator Nasional Kategorial, beserta para Perwakilan Fasilitator dari 17 Regional wilayah JDN, dan Tim Panitia penyelenggara Momentum Penyembahan 24/40.

Pdt. Tony Mulia pemerkasa acara ini, sebagai yang menangkap Visi Tuhan berkata bahwa “24/40” bukan cuma 24 jam 40 hari, tetapi seperti 24 tua-tua yang melemparkan Mahkotanya, dimana hanya Tuhan Yesus yang memiliki Mahkota. Acara ini sebelumnya tidak direncanakan, namun pada tanggal 19 Juni lahir ide ini, tanggal 22 juni kita mengadakan pertemuan dengan mengundang anakanak muda, dan rapat bersama dengan memutuskan untuk membuat sesuatu Indonesia dimana kita tidak fokus sama Covid tetapi kepada Tuhan, Tuhan menaruh dihati Bpk Tony Mulia temanya adalah Tahta-Nya lalu seseorang anak muda bernama Wimpy mengusulkan temanya dari Yesaya 66:1, kemudian disosialisasikan kepada para Fasilitator Nasional dan para pemimpin Gereja yang hadir semua setuju dengan tema tersebut, bahkan juga diresponi oleh para hamba-hamba Tuhan dari luar negeri, ini semua karena Tuhan ingin menyatakan TahtaNya di bangsa ini.

Hal yang perlu diketahui bahwa, acara doa ini sebagian besar pelaksananya, baik panitia secara tekhnis maupun para pengisi acara mayoritas anak-anak muda. Selain keterlibatan anak-anak muda yang mayoritas, gerakan doa 24/40 juga di dukung olhe hamba-hamba Tuhan dari luar negeri, diantaranya adalah Bill Johnson (USA), Suzette Hattingh (Germany), Yang Tuck Yoong (Singapore), David Demian (Canada), Gideon Chiu (Canada), Roy Zhang (China).

Kesaksian program Momentum Doa "TahtaNYA 24/40" :

Pdt Andy Mulyadi Fasilitator Umum Jaringan Doa Wilayah Regional

Sulawesi Berkat atas umat Tuhan dari program "TAKHTA" 2440, meningkatkan gairah dan semangat kegerakan doa umat Tuhan, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa yang nampak pada respon dan keterlibatan berbagai komponen kekristenan, berbagai denominasi juga pemerintahan kota /kabupaten, indikasinya terlihat pada :

  • Antusias para pengisi acara dalam mempersiapkan diri , live dari tempat yang koneksi internetnya baik , mengadakan pendekatan dengan telkomsel sampai pada membeli gadget baru , seperti terjadi di JDS Tahuna
  • Keterlibatan pemerintah daerah secara serius dengan menugaskan dinas infokom memfasilitasi peralatan live sampai monitor videothrone kota, seperti di JDS Tomohon.
  • Pemerintah kota Bitung secara resmi menunjuk JDS kota Bitung untuk mengawal kotanya dengan mengadakan doa keliling secara rutin yang melibatkan gereja dan pemerintah, sekaligus mendoakan seluruh pejabat pemerintahan mulai dari walikota, wakil walikota sampai dengan para asisten pemerintahan.
  • Meningkatnya unity Tubuh Kristus; keterlibatan sinode gereja- gereja suku sepeerti KGPM, GMIM, KIBAID, GKSS, GEreja Toraja,GEPSULTRA, GPID dan antusias dalam mengisi acara, mengunakan atribut daerah, bahasa suku.
  • Dukungan dan Kerelaan gereja yang menginjikan bahkan menawarkan fasilitas gereja untuk dipergunakan baik saat mengisi acara maupun untuk program JDS kota/kabupaten selanjutnya , contoh di JDS Bitung di tawarkan untuk menggunakan fasiltas penyiaraan oleh beberapa gereja yang memiliki peralatan & ijin penyiaran.
  • Spiritualitas, mujizat pertolongan Tuhan yang langsung diterima oleh para pengisi acara maupun keluarga pendoa (i) isteri pdt.Henoch Kristiono / fasilitator JDS Raha ; pinggang yang sakit karena kecebur di laut , istri disembuhkan Tuhan ketika tiba di klinik untuk diperiksa (ii) Adik dari Besan ibu Since di sembuhkan dari covid-19.
  • Sampai pagi ini mujizat terus di alami dalam kesaksian-kesaksian di doa pagi regional yang semakin bergairah dalam masa doa 2440 ini.

 

Kesaksian Bpk Pdt James Baware Fasilitator JDS dari Bitung :

Bersyukur, khususnya Bitung kesempatan Gereja semakin dekat, diresponi baik oleh Gereja-gereja, sampai tingkat pemerintah. Gerakan Penyembahan 24/40 telah menjembatani hubunganhubungan Gereja-gereja yang ada di Bitung, sehingga mau terlibat untuk ambil bagian. Pdt James menyampaikan kepada para pemimpin Gereja dan pendoa bahwa untuk terlibat melalui acara ini hanya diawali dengan kesediaan melempar mahkota dan merendahkan diri. Selain itu, 24/40 bukan saja mempererat hubungan Gereja Tuhan, tetapi bahkan Pemimpin Kota, dalam hal in Walikota merasakan betapa berartinya keberadaan Jaringan Doa Sekota. Sehingga Walikota Bitung telah menyerahkan kepada JDS Bitung untuk mengatur pergerakan doa di Kota Bitung, dan bahkan sudah meminta para pengurus JDS mendoakan Jajaran Pemerintahan Daerah Kota Bitung dan memimpin doa keliling di Kota Bitung.

Ibu Ayu Angelo dari Bali :

Saat tampil kedua kalinya merasakan hancur hati, ada kebersamaan dalam satu titik, Kesatuan Roh dapat, pernyataan Tuhan dimasa mendatang Tuhan akan memperlengkapi anak-anak Muda untuk menggerakan pertanina dan petrenakan di bangsa ini.

Kesaksian Ibu Wati Medan :

Melakukan persiapan serius dan dengan sangat antusias, seperti mempersiapkan sebuah even, dibuat rundown acara, dan peserta memberikan respon. Melakukan GR utk persiapannya.

Kerinduan untuk memberi yang terbaik sangat nyata dalam proses persiapan. Pada saat GR ke 2 justru seluruh TIM mengalami jamahan Tuhan Yesus, peserta tersebar di beberapa titik, sehingga pada saat tampil Live mengalami gangguan jaringan.

Ibu Ely Radia dari Banten :

Ada sukacita dalam mempersiapkan. Perasaan yang dialami saat mempersiapkan telah membuka atmosfir, dan ini mendatangkan sukacita. Secara Spritual maknanya sungguh dahsyat dan terobosan. Adanya semangat kesatuan tubuh Krsitus terbangun dan menyenangkan hati Tuhan. Dia melepaskan Roh yang hidup dari surge Yeh 37 : 4-10; Yeh 36 :25-28. Tuhan mengerjakan bagianNya Yeh 36 : 25-28.

Jawaban Doa:

1. Yang di doakan Tuhan kasih secara Kasat Mata dan kebangkitan Generasi Yeremia yg di doakan berbulan-bulan, antara lain: anak-anak kecil ikut masuk dlm zoom menceritakan kehidupan doanya. Ini sedang lahir di Indonesia.Waktunya berdoa: Pakai mereka Tuhan.

2. Wanita-wanita di bangkitkan, ada kesaksian dari anak Remaja dr Pulau buruh.. Mereka penuh Roh Kudus.

Pak Franky dari Palu :

Oleh kemurahan Tuhan, sudah dua kali terlibat. Bersyukur melalui 24/40 ini, semua dari berbagai denominasi terlibat, disatukam, justru lewat acara, hampir setiap hari ketemu, menjadi lebih akrab, semangat menyala-nyala dalam melayani Tuhan, berdampak pada diperkuatnya kesatuan Gereja.

Pak Tjondro Batam :

MDK Batam dapat slot malam, jam 00.00-02.00: Sebelum hari H pelaksanaan, pagi-pagi dada sakit, dan ada penyumbatan saluran, rasanya mungkin tdk mengikuti malam. Tapi akhirnya ikut, anak yang no 3 juga menyusul untuk mengetahui kondisi papinya, Tuhan mampukan Pak Tjondro saat menyembah. Pak Tjondro bisa melewati rasa sakit yang dialami.

Ps. Yossi dari Bandung :

Pengalaman Rohani Luar biasa. Ada 3 doa yg biasa Bandung lakukan. MDK, Hamba-hamba Tuhan, JDR, Pel.Sunda, Anak. Mereka sangat semangat, antusias. Pemusiknya ada orang tua mereka yang sakit mengalami kesembuhan.

Pdp Victor Mamoto dari Timika :

Seluruh komponen kami libatkan., JDP, JDW, JDA semua bahu membahu., ada yang urus acara, yang urus jaringan internet (biar ngga putus-putus), ada yang urus kamera, ada yang urus sound, ada yang urus snack jadi ketika on air yang mengisi acara berjalan dengan baik. Timika.. Pengisi acaranya dari berbagai denominasi, Tuhan melawat melalui acara TahtaNya ini, kesatuan semakin terjadi.

MDK Batam King's Tower :

Wiwik sekretaris MDK Batam Kings’Tower menyampaikan, mereka mempersiapkan dengan sungguh-sungguh saat akan mengisi slot 2 jam, melakukan juga 2x GR dan membangun atmosphere terlebih dahulu saat-saat GR itu. Pendoa antusias datang jam 11 malam untuk mempersiapkan diri, dan salah satu WL kita (Pak Tjondro tiba-tiba sakit dan nyars tidak bisa gabung) tapi Tuhan memang sangat baik dalam kesatuan menyatakan mujizatNya. Bahkan beberapa pendoa banyak yang bilang sejak ikut acara itu, mereka jauh lebih bersemangat dan segar katanya.

Marshal Blessing dari Jakarta :

Pada tanggal 24 Juli 2020, ada salah satu Sahabat Blessing menghubungi Marshal melalui WA karena melihat di FB Pak Toni Mulia ada memposting foto Marshal. Kemudian Sahabat Blessing yang berasal dari Surabaya ini menyaksikan bahwa beliau baru mengingat password FB-nya setelah 10 tahun tidak pernah membuka FB. Pagi itu beliau terbangun dan mengikuti penyembahan yang ada di FB Pak Tony Mulia dan beliau mengatakan bahwa ia sangat diberkati. Beliau mengatakan bahwa sudah beberapa hari belakangan ini beliau begitu haus dan rindu untuk mengalami jamahan Tuhan dan melalui acara TahtaNya beliau kembali dikuatkan oleh Tuhan.

Pdt Dani Soepangat dari Jakarta :

Pada hari Senin, tanggal 20 Juli 2020, mengalami sakit perut melilit dan kemudian badan panas tinggi tanpa menggigil, sampai siang kondisi itu dialami dan mencoba ke ATM BCA lalu tidak diijinkan karena suhu badan yang mencapi 38,9 karena sesuatu pekerjaan yang harus ia lakukan dia harus kesuatu gedung, kondisi badan yang terus panas, mulut terasa pahit, dan dada dirasa mulai sesak membuat Pak Dani Soepangat membuka terus menerus Youtube MDK Nasional mengikuti via HP dan diingatkan tentang Firman, saat Paulus dan Silas di penjara (Kis 16:25-30), mereka memuji-muji Tuhan dan belenggu terbuka, lalu pada jam 4 sore hari, hari ketiga mengalami demam yang tinggi, tepatnya rabu tanggal 22 Juli 2020 mengalami kesembuhan sampai sekrang. (DPT)

Advertorial

Advertisement