Skip to content Skip to navigation

KOORDINATOR NASIONAL OK OCE PRASASTI VICTOR ARITONANG : OK OCE PRASASTI AKAN MEMBANTU MELAHIRKAN PENGUSAHA

Realitas Indonesia yang masih minim tingkat pertumbuhan pelaku usaha, menjadi keprihatinan dan konsentrasi tersendiri bagi Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO). PGO yang dimotori oleh Sandiaga S. Uno sebagai figur orang muda yang berkiprah dibidang usaha, dan juga pembina kewirausahaan yang banyak dilakukan oleh generasi muda dan mahasiswa, tergerak untuk terus mengembangkan program OK OCE yang dimulai di Jakarta jauh sebelum Sandiaga Uno menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, hingga dapat menjangkau seluas mungkin kelompok-kelompok masyarakat di Indonesia.

OK OCE mempunyai target menghasilkan sebanyak mungkin pelaku usaha (enterpreneur) di Indonesia, untuk dapat mengatasi setidaknya 2 masalah krusial yang dialami Indonesia, yakni pengangguran, dan kesejahteraan masyarakat. Demikian salah satu materi yang disampaikan Prof Indra Cahya Uno dalam acara Pelatihan Kewirausahaan OK OCE PRASASTI (One Kabupaten/Kota One Center Enterpreneursihip) tingkat Provinsi Sumatera Utara, yang diadakan oleh Koordinatoriat Daerah OK OCE PRASASTI Sumatera Utara yang dikoordinir oleh Apribudi.

Pelatihan kewirausahaan OK OCE PRASASTI se-Sumatera Utara, yang diadakan di Hotel Grand Inna Medan hari ini Minggu 16 September 2018, dilaksanakan sejak pagi hingga sore, diikuti oleh perwakilan berbagai kelompok pelaku usaha dari 25 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

Pelatihan yang menghadirkan Motivator OK OCE yang juga pendiri gerakan OK OCE, Prof. Indra C. Uno, dan tim pelatihan dari PGO, dihadiri juga oleh Koordinator Nasional OK OCE PRASASTI R.H Victor Aritonang yang juga Ketua KADIN Jakarta Pusat, dan sekaligus membuka resmi pelatihan, Soni Laksono Ketua KADIN Jakarta Selatan, Isnaeni pengusaha perjalanan ibadah haji-umrah, Sihar Sitohang pengurus KADIN Jakarta Pusat, Kusnidar pelaku usaha perumahan/permukiman, dan yang lainnya.

Koordinator Nasional OK OCE PRASASTI Victor Aritonang, dalam kata sambutannya mengatakan "OK OCE PRASASTI akan membantu masyarakat agar menjadi pelaku-pelaku usaha. Bila tadinya hanya merupakan buruh nelayan, nanti dapat menjadi nelayan yang memiliki usahanya sendiri.".

Lebih lanjut Victor mengharapkan agar OK OCE PRASASTI Korda Sumut, dapat membuat database, untuk nantinya berguna untuk memonitoring perkembangan peserta pelatihan, juga harus dibuatkan indikator-indikator keberhasilan.

Prof Indra dalam pemaparan materinya, mengemukakan, saat ini sekitar 90 juta orang penduduk Indonesia adalah konsumen, jumlah ini diperkirakan pada 2030 akan menjadi 135 juta orang. Selain itu, Prof Indra juga menjelaskan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya 5% pada tahun 2017, tidak cukup untuk menyerap jumlah tenaga kerja yang dihasilkan berbagai tingkatan institusi pendidikan, baik itu lulusan SMP, SMA, SMK, D I hingga D IV, termasuk lulusan sarjana. "Bila tidak terserap, maka itu akan menjadi pengangguran. Jumlah pengangguran sarjana diperkirakan lebih dari 1,2 juta orang" demikian dikatakan Prof Indra.

Lebih lanjut Prof Indra mengemukakan bahwa, kondisi Indonesia yang tingkat pertumbuhan jumlah pengusahanya hanya 1,56% dibanding jumlah penduduk sebanyak sekitar 250 juta orang, itu berarti hanya sekitar 4 juta orang, masih belum dikatakan cukup untuk mendukung upaya mensejahterakan masyarakat. "Kesejahteraan suatu bangsa, dapat tercipta setidaknya bila jumlah pengusahanya 2% dari jumlah penduduk".

"Kalian yang hadir mengikuti pelatihan kewirausahaan OK OCE PRASASTI hari ini, yang saat ini belum punya pekerjaan, dapat menciptakan pekerjaan, setidaknya untuk diri sendiri, bagi yang sudah punya usaha, dapat berkembang, dan dapat menyerap pekerja lebih banyak lagi" harapan Prof Indra dihadapan sekitar 200 orang peserta pelatihan. Prof Indra mengigatkan peserta pelatihan akan filosofi kesuksesan dalam OK OCE, yakni Kerja Keras. kerja Cerdas, Kerja Tuntas, dan Kerja Ikhlas.

Pemateri pelatihan setelah Prof Indra, adalah Iim Rusyamsi pendiri Komunitas Tangan Di Atas, yang juga Sekjen Perkumpulan OK OCE. Iim yang juga membawa Tim Pelatih OK OCE dari Jakarta, menjelaskan tentang apa dan bagaimana peserta pelatihan OK OCE dapat sukses menjadi pelaku usaha.

"OK OCE mempunyai 7 langkah PAS untuk sukses menjadi pengusaha, yakni pendaftaran, pelatihan, pendampingan, perijinan, pemasaran, pelaporan keuangan, dan permodalan".

Kornas OK OCE PRASASTI Victor Aritonang menjelaskan kepada Gerejani Dot Com, bahwa kegiatan pelatihan kewirausahaan OK OCE PRASASTI, akan terus dilaksanakan hingga menjangkau secara nasional. "Jadi gerakan ini, pelatihan kewirausahaan OK OCE PRASASTI. bila hari ini diadakan di Medan Sumatera Utara, maka nanti akan diadakan juga dikota-kota lainnya di Indonesia" pungkas Victor Aritonang. (DPT)

Advertisement