Skip to content Skip to navigation

KIRAB OBOR PASKAH DARI KAWASAN DANAU TONDANO SULAWESI UTARA, AWAL PERAYAAN PASKAH NASIONAL KAWASAN DANAU TOBA SUMATERA UTARA

Perhelatan akbar dalam rangka memperingati dan merayakan Hari Raya Paskah tahun 2018, yang dilaksanakan oleh komunitas gereja dan masyarakat kristiani secara nasional, akan dilaksanakan dikawasan pariwisata geopark Danau Toba Sumatera Utara. Paskah Nasional 2018 akan diadakan dikawasan Danau Toba, berpusat di Balige Kabupaten Tobasa, pada 25-28 April 2018. Paskah Nasional 2018 Kawasan Danau Toba, direncanakan akan dihadiri selain sejumlah menteri dan pejabat pemerintah pusat, 8 Kepala Daerah dikawasan Danau Toba, pimpinan gereja se-Sumatera Utara, dan diperkirakan belasan ribu masyarakat Sumatera Utara (khususnya yang berada dikawasan Danau Toba).

Perhelatan akbar Paskah Nasional dikawasan pariwisata terkenal didunia, selain dalam rangka menggemakan pesan Paskah itu sendiri secara lebih luas, juga dalam rangka turut mendukung sosialisasi dan promosi pariwisata Sumatera Utara, khususnya dalam upaya penetapan Danau Toba sebagai kawasan Geopark Internasional. Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung yang juga Ketua Panitia Paskah Nasional 2018, sangat menyambut baik gagasan dan rencana pelaksanaan Paskah Nasional dikawasan Danau Toba, dan menyanggupi kesiapan Sumatera Utara, khususnya 8 daerah dikawasan Danau Toba untuk melaksanakan dan mensukseskan Paskah Nasional 25-28 April 2018.

Agenda pertama dari rangkaian kegiatan Paskah Nasional 2018 Tano Batak Kawasan Danau Toba, adalah Kirab Obor Paskah (KOPAS). KOPAS akan dimulai hari Minggu 18 Maret 2018, bertempat dikawasan pariwisata Danau Tondano Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. KOPAS secara khusus mengusung tema Love, Peace dan Harmony (cinta, perdamaian dan kerukunan).

KOPAS direncanakan secara seremoni akan dilepas dengan suatu ibadah yang akan dipimpin oleh Majelis Sinode am Sulawesi Utara-Sulawesi Tengah, sedangkan pelepasan Obor Paskah akan dilakukan oleh Ketua PKB Majelis Sinode am Suluteng, yakni Ir.  Roy O.  Roring, M. Si. Diperkirakan pelepasan Obor Paskah akan dilaksanakan pada pukul 13.30 WITA. Berdasarkan informasi dari Teddy Matheos selaku penanggung jawab pelepasan Obor Paskah, sejumlah pejabat pemerintahan didaerah Sulawesi Utara dan pimpinan gereja, akan turut hadir dalam acara tersebut.

Teddy menjelaskan lebih lanjut bahwa kegiatan pelepasan Obor Paskah sebagai tanda dimulainya perjalanan Kirab Obor Paskah (KOPAS), dipusatkan dikawasan wisata Sumaru Endo dipinggir Danau Tondano. Lokasi Sumaru Endo tepatnya berada di Desa Leleko, Kecamatan Remboken, Minahasa, sekitar 12 km dari Tondano, 45 km dari Kota Manado, 65 km dari Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara.

Berdasarkan penelusuran Gerejani Dot Com, nama "Sumaru Endo" diambil dari bahasa asli Remboken yang memiliki arti “menghadap matahari terbit”.

Gambaran rute Kirab Obor Paskah Nasional (Kopas) yang dimulai dari Danau Tondano di Sulawesi Utara menuju Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara. Diperkirakan akan berlangsung selama 40 hari dan melewati 26 kota, dari 19 Maret hingga 25 April

KOPAS yang nantinya menggunakan 3 unit mobil SUV, akan melewati Kota Tondano, Manado, Amurang, Gorontalo, Tentena, Palu, Toraja dan Makassar. Kemudian di Pulau Jawa, akan melintas di Kota Surabaya, Malang, Jogja, Bandung dan terakhir di Jakarta. Kemudian lanjut menyusuri Kota Merak, Bandar Lampung, Palembang, Jambi, Pekanbaru, Padang Sidempuan, Tarutung, Dolok Sanggul, Pangururan, Sidikalang, Salak, Kabanjahe, Medan, Pematang Siantar, Parapat dan terakhir di Kota Balige Danau Toba. (DPT)

Advertisement