Skip to content Skip to navigation

KELOMPOK MUSIK SYMPHONY WORSHIP, BERHARAP ALBUM BARU "NEW HOPE" DAPAT MEMBERKATI BANYAK ORANG

Kelompok musik kristiani ‘Symphony Worship’, hari ini Jumat 26 Oktober 2018, bertempat di The City Tower Lt. 3 Jl. M.H Thamrin No. 81 Jakarta Pusat, menggelar konferensi pers peluncuran album baru yang berjudul “New Hope” (pengharapan baru dalam Yesus).

Konferensi pers dihadiri oleh Ivan Handojo, Ivan Tangkulung, Christofer Tjandra, dan Ps Djohan Handojo, dengan dipandu Erik Moreli.

‘Symphony Worship’ dibawah bimbingan, pendampingan, dan penggembalaan Ps Djohan Handojo, sebagai Pastor kelompok musik yang lahir dari keluarga besar GBI The City Tower, setelah hampir setahun mempersiapkan album baru ketiga, sebelumnya sudah meluncurkan album “Love To Worship You”, dan “Freedom” yang telah lebih dulu membahana para pencinta musik rohani tanah air, bahkan hingga manca negara, malam tadi telah secara resmi meluncurkan album baru yang berisikan 10 lagu.

Banyak lagu-lagu ‘Symphony Worship’ yang telah mendunia, diterjemahkan dan dinyanyikan dilebih dari 14 negara, yakni seperti lagu Love To Worship You, Kunyanyi Haleluya, Yesus Pada-Mu Kuberseru, dan Dengan Apa Kan Kubalas.

‘Symphony Worship’ beranggotakan Ivan Handojo, Nicholas Sarasta, Josephine Widia, Theresia Fasya, Devina Wola, dan jonathan Fernando, mereka adalah singers. Sementara pada jajaran pemusik, ada Ivan Tangkulung (Keyboard), Alisan Jaya (Bass), William Lee (Drum), Jonathan Fandra (Hammond), Wawan Lee (Filler), Christofer Tjandra (Guitar), Gavin Christiantoro (Guitar), Chris Immanuel (Guitar), serta Choir Team GBI The City Tower Jakarta.

‘Symphony Worship’ hadir dengan visi voice to the nationss, dengan misi pemulihan pondok Daud melalui puji-pujian dan penyembahan. Kelompok musik yang dipimpin langsung oleh Ps Djohan Handojo, beranggotakan para penyembah dari GBI The City Tower Jakarta.

Alasan memilih judul album “New Hope” (Harapan Baru), Ivan Handojo menjelaskan, “Dalam masa perjalanan kita, kita merasa, kita sendiri personally, teman-teman di ‘Symphony Worship’, yang menulis lagu terutama, merasa bahwa kita pun membutuhkan pengharapan baru itu, setiap hari, kita butuh setiap detik, setiap saat kita butuh harapan baru itu. Jadi apapun yang kita tulis itu, semua berdasarkan dari pengalaman pribadi kita, perjalanan kita bersama Tuhan Yesus. Dia membutuhan terus harapan baru itu.

Ivan Tangkulung sebagai Music Director, menjelaskan perbedaan warna musik album “New Hope” dengan album-album sebelumnya. “Perbedaan tentu ada ya, pertama soal persiapan, karena album ini kita persiapannya cukup panjang, kita punya waktu sekitar 10 bulan, sori 8 bulan, tambah pos-produksi jadi 10 bulan, untuk menyelesaikan album ini, untuk menulis lagunya, aransemen, dan lain-lain. Sedangkan nomer dua adalah, semakin sering kita main bareng, semakin lama kita hangout, main musik sama-sama, saling mengenal, saling mengerti satu sama yang lain, ciri khas band nya lebih keluar, lebih ada”

Realitas ‘Symphony Worship’ saat ini menurut Ivan Handojo melebih target, diantaranya SW sudah memiliki 165 ribu subscribers, dan total viewers 53 juta, ini diluar perkiraan Ivan dan kawan-kawan sejak album pertama ‘Love To Worship’ hingga saat ini.

Harapan terhadap album baru, Ivan Handojo mengemukakan dirinya berharap, melalui album ini orang betul-betul bertemu Tuhan, menjadi sarana berkomunikasi menyembah Tuhan, dan lebih dekat dengan Tuhan.

Sementara harapan Ivan Tangkulung, melalui peluncuran album ini dapat memotivasi gereja-gereja lain untuk juga menulis lagu, bikin album yang lahir dari keintiman dengan Tuhan, dan akan memberkati banyak orang.

Christofer Tjandra dengan album “New Hope” ini, berharap banyak orang terberkati dengan lagu-lagu dialbum ini, dan lahirlah kesaksian-kesaksian lainnya yang juga bisa menjadi berkat untuk banyak orang.

Pendeta Djohan Handojo selaku pembina ‘Symphony Worship’ yang juga Gembala GBI The City Tower, tempat ‘Symphony Worship’ lahir, saat merespon pertanyaan media tentang pengkhususan keuntungan album baru “New Hope” untuk membantu korban gempa bumi dan tsunami, yang menimpa Palu, Donggala, dan sekitarnya, menjelaskan bahwa selaku bagian dari gereja Tuhan di Indonesia, GBI The City Tower, ‘Symphony Worship’ dan segenap keluarga besar, berkomitmen untuk membangun kembali gedung-gedung gereja Tuhan yang rusak/rubuh akibat peristiwa alam tersebut.

“Kami saat ini sudah mengirim Tim ke lokasi bencana, untuk melihat langsung kondisi riil, mendapatkan data yang valid, agar kami bisa mengetahui berapa gedung gereja yang rusak/rubuh” jelas Pendeta Handojo.

Peluncuran album “New Hope” dalam bentuk konser yang diadakan hari ini Jumat 26 Oktober 2018, malam tadi sekitar pukul 6.30, dihadiri ratusan anak-anak muda dari wilayah Jakarta dan sekitarnya. Mereka menikmati lagu-lagu yang merupakan bagian dari album baru tersebut. (DPT)

Advertisement