Skip to content Skip to navigation

GMKI GELAR KONSULTASI NASIONAL 12-16 JULI 2018, BAHAS BURUKNYA TATAKELOLA MODA TRANSPORTASI AIR

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), semakin prihatin dengan berbagai kecelakaan yang menimpa sejumlah kapal motor penumpang disejumlah daerah. Belum pupus rasa kecewa terhadap sikap pemerintah yang memberhentikan upaya pengangkatan KM Sinar Bangun di Danau Toba, terjadi kembali kapal motor penumpang penumpang tenggelam di perairan didaerah kepulauan Sulawesi.

GMKI nampaknya kian serius menyoroti berbagai kecelakaan moda transportasi air, keseriusan tersebut selain diungkapkan oleh GMKI Jakarta yang kemarin (Jumat 6 Juli 2018) berunjuk rasa didepan gedung kantor Luhut B. Panjaitan Menko Kemaritiman, pada 12-16 Juli 2018 nanti, GMKI secara nasional akan membahas masalah buruknya penanganan moda transportasi air di Indonesia.

Sekretaris Umum Pengurus Pusat GMKI, Alan Christian Singkali, melihat maraknya kecelakaan pada transportasi air, menandakan bahwa jaminan keamanan penumpang masih jauh dari harapan. “Kecelakaan kapal yang mengakibatkan adanya ratusan korban jiwa menunjukkan ketidakmampuan Kementerian Perhubungan melaksanakan tata kelola pelayaran yang aman dalam kerangka tol laut yang dicanangkan oleh pemerintah,” ujar Alan kepada media beberapa waktu lalu di Sekretariat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, Salemba, Jakarta.

Alan meminta agar pemerintah menjadikan keselamatan rakyat sebagai prioritas utama dalam tata kelola perhubungan khususnya perhubungan laut, sungai, dan danau. “Harus ada evaluasi menyeluruh terkait kondisi ini. GMKI juga akan membahas hal ini dalam kegiatan Konsultasi Nasional GMKI yang diadakan di Bitung, Sulawesi Utara tanggal 12-16 Juli. Kami akan membahas bagaimana mewujudkan tata kelola pelayaran yang berkeadilan,” pungkas Alan. (DPT)

Advertisement