Skip to content Skip to navigation

DR. JOHN PALINGGI : MAKNA NATAL MASA PANDEMI, BUKAN HEBOHNYA, TAPI PERUBAHAN PERILAKU, TETAP TEGAKKAN PROTOKOL KESEHATAN

Gerejani Dot Com - Masyarakat kristiani di Indonesia, saat ini sudah memasuki Advent Minggu kedua, dan ini menandakan bahwa peringatan dan perayaan Hari Kelahiran Yesus Kristus, Hari Natal sudah dekat.

Peringatan dan perayaan Hari Natal selama ini kerap identik dengan berbagai kemeriahan kegiatan, tidak hanya dilakukan oleh masyarakat kristiani, tetapi juga masyarakat luas, termasuk dunia usaha. Namun, dengan Indonesia masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kemeriahan Hari Natal pada masa pandemi Covid-19, tentu akan berbeda dari masa-masa sebelum pandemi Covid-19.

Dr. John N. Palinggi, MM., MBA tokoh masyarakat kristiani yang juga Ketua Harian BISMA (Badan Interaksi Sosial Masyarakat), kepada Gerejani.com menyampaikan pandangannya tentang makna Natal pada masa pandemi Covid-19, yakni perubahan perilaku ke arah lebih baik, dan jangan takut, sekalipun kondisi masih pandemi Covid-19, sebagaimana tertulis dalam Injil Lukas 2 : 10 - 11 >> Lalu kata malaikat itu kepada mereka: Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

“Makna Natal di era pandemi ini, itu namanya hura-hura ataupun heboh-heboh, itu sudah berakhir, di era pandemi protokol kesehatan harus ditegakkan, cuci tangan, penggunaan masker, dan jaga jarak sosial, itu harus terus menerus lakukan itu. Perayaan Natal ini kan bukan hebohnya, bukan hiasannya, tapi yang ada ialah perubahan perilaku ke arah yang lebih baik, kalau dulu kerjanya penjahat, kurangilah kejahatannya, kalau perlu hilangkan kejahatannya, jangan berbuat jahat, itu intinya sebetulnya, yang kedua pesan Natal, ada tertulis Jangan Takut, jadi setiap orang ketakutan pada hal yang tidak mendasar, itu dosa, dan orang pendosa tidak bisa menciptakan masa depan, membuang masa depan dia, dan dia tidak akan memperoleh nilai tambah dalam hidupnya” ujar John Palinggi. (DPT)

Advertorial

Advertisement