Skip to content Skip to navigation

DIRJEN BIMAS KRISTEN PROF DR THOMAS PENTURY : SALAH SATU TUGAS KAMI MENGURUSI SISTEM PENDIDIKAN KRISTEN

Dirjen Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si, sejak pelantikan pada 2 Agustus 2017 lalu hingga saat ini, selain melakukan koordinasi internal dengan jajaran Ditjen Bimas Kristen, mantan Rektor Universitas Pattimura tersebut masih melakukan koordinasi dengan berbagai elemen. 

Hari Kamis 17 Agustus 2017 malam hari sekitar pukul 7, bertempat di Sekretariat PP GMKI Jl Salemba Raya No. 10 Jakarta Pusat, melakukan dialog dengan sejumlah lembaga keumatan, seperti GMKI, GAMKI, PIKI, GSKI, PWKI, Parkindo (Ormas), Yayasan Bina Darma, Perkumpulan Senior GMKI, BKS Pusat PGI-GMKI, dan MUKI. Forum dialog yang dikemas oleh civitas GMKI dalam suatu Ibadah Syukur, dihadiri ratusan tokoh komunitas kristiani. 

Acara yang diawali dengan ibadah dipimpin oleh Pdt. Dr. WTP. Simarmata (CCA), dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti Pdt. Dr. SAE. Nababan (tokoh Dewan Gereja Dunia), Dr. Michael Wattimena (Ketum DPP GAMKI/DPR RI), Baktinendra Prawiro (Ketum DPP PIKI), Sahat Sinurat (Ketum PP GMKI), Djasarmen Purba (Ketum MUKI/DPD RI), Marthin Hutabarat (DPR RI), Robert Sitorus (mantan Ketum PP GMKI), Dr. Daniel Yusmik (Pakar Hukum), Dr. Jerry Rumahlatu (Teolog), dan kader-kader GMKI serta GAMKI. 

Pdt Simarmata dalam pesan renungannya mengingatkan bahwa tidak ada pemberdayaan tanpa keadilan, dan gereja (orang kristen) harus hadir untuk menjaga kohesi sosial, Gereja (orang kristen) harus juga mampu mengevaluasi diri, sebab bisa jadi gereja (orang kristen) menjadi penyebab dari permasalahan yang ada. 

Pria yang pernah menjabat Ephorus HKBP ini, menjelaskan bahwa dalam konteks negara-negara G-20, Indonesia merupakan negara penghasil uang urutan 16, tetapi sekaligus negara termiskin dalam G-20. 

Dirjen Bimas Kristen yang oleh Ketum DPP GAMKI Dr. Michael Wattimena, akrab disapa dengan sebutan Bang Tommy, diharapkan mampu mensinkronkan kebijakan dan program jajaran Kementerian Agama didaerah-daerah dengan realitas kemasyarakatan daerah tersebut. "Bang Tommy, Kepala-kepala Kantor Kemenag didaerah-daerah kantong kristen, sebaiknya dipegang oleh mereka yang sesuai dengan kondisi daerah tersebut, sehingga diharapkan kebijakan dan progamnya dapat sinkron dengan kebutuhan masyarakat" urai Michael. 

Dirjen Bimas Kristen Prof Thomas, dalam kesempatan dialog malam kemarin, menjelaskan tentang dua tugas utama Ditjen Bimas Kristen, yakni pembinaan keimanan masyarakat kristen, dan pembinaan sistem pendidikan kristen. "Gereja-gereja sudah melakukan tugas pembinaan keimanan, sehingga kami nantinya akan lebih fokus kepada pembinaan sistem pendidikan kristen" jelas Prof Thomas. 

Berbagai persoalan sudah berdatangan ke meja Dirjen Bimas Kristen, dan sebagai Dirjen yang berlatarbelakang mantan Rektor dan ahli matematika-statistika multivariat, Prof Thomas sedang berupaya mempelajari dengan cepat, dan mencarikan solusi yang tepat. Salah satu hal permasalahan yang dalam waktu dekat akan ditangani Dirjen Bimas Kristen adalah melakukan pertemuan dengan 323 sinode gereja, dan 373 pimpinan sekolah teologi. (DPT)

Advertisement