Skip to content Skip to navigation

CAWAPRES 02 SANDIAGA UNO MELUNCURKAN APLIKASI RELAWAN KAWAL TPS

Jelang pelaksanaan pemungutan suara Pemilu Serentak 17 April 2019, yang kini menyisakan waktu 41 hari lagi, Pasangan Calon Presiden - Wakil Presiden nomer urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Salahuddin Uno, melalui jejaring relawan bernama Relawan Kawal TPS, kemarin meluncurkan produk digital untuk pemantauan dan pengawalan proses pemungutan hingga penghitungan suara pemilu 2019. Aplikasi yang diberi nama REKAT Indonesia telah terdaftar di Google playstore, 

Peluncuran aplikasi dilakukan oleh Cawapres 02 Sandiaga Salahuddin Uno, didampingi tokoh-tokoh politik, seperti Wakil Ketua DPR RI Dr. Fadli Zon, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi Neno Warisman, dan sejumlah tokoh lainnya

"Aplikasi ini untuk mengawal dan mengawasi suara pasangan capres-cawapres 02 di TPS, sehingga para relawan dari berbagai elemen pendukung telah membentuk Relawan Kawal TPS Indonesia disingkat Rekat Indonesia," kata Koordinator Rekat Indonesia Tanty Widanarni, dalam deklarasi di Jakarta, kemarin Minggu (3 Maret 2019) malam. Tanty mengatakan aplikasi tersebut memudahkan para relawan di dalam dan luar negeri melakukan kawal TPS, karena dengan aplikasi berbasis "native mobile" tidak lagi terkendala kondisi geografis wilayah maupun ketersediaan jaringan, demikian diberitakan kompas.com.

Menurut dia, melalui sistem tersebut memungkinkan relawan dapat terus mendata seluruh aktivitas pilpres dengan data yang tersimpan dan mampu terkirim secara otomatis. "Kemenangan harus dirancang, karena aplikasi Rekat Indonesia sekaligus memiliki tiga fungsi, yaitu menggalang relawan, mengawal penghitungan, dan menjadi bukti digital yang valid bagi suara Prabowo-Sandi," ujarnya lagi.

Tanty mengatakan, apabila sebagian besar lembaga survei hanya mampu memantau perhitungan secara hitung cepat, maka aplikasi Rekat Indonesia mampu berfungsi sebagai hitung cepat sekaligus "real count". Menurut dia, para relawan akan ditempatkan di seluruh TPS dan melaporkan jumlah suara Prabowo-Sandi, sehingga suara yang masuk adalah murni perolehan dari seluruh TPS yang digunakan. "Jutaan relawan Rekat Indonesia adalah orang yang militan, termasuk di dalamnya emak-emak militan dan masyarakat 212, akademisi dari ratusan perguruan tinggi sampai pedagang pasar," ujar Tanty.

Sementara itu, mantan Komisioner KPU Kota Jakarta Timur Deden F. Radjab, yang dikenal dengan Gerakan Masyarakat Kawal TPS, kepada Gerejani Dot Com mengapresiasi dan menyambut baik diluncurkannya aplikasi Rekat Indonesia, dan menyampaikan pandangannya tentang aplikasi Rekat Indonesia. "Bagi masyarakat yang menginginkan Pemilu 2019, bisa berjalan berjalan Jujur dan Adil, maka masyarakat baiknya menggunakan aplikasi REKAT Indonesia, aplikasi yang akan mengawasi dan mengawal proses tahapan pemungutan dan penghitungan suara di TPS-TPS". (DPT) 

Advertisement