Skip to content Skip to navigation

BRIGJEN POL DRS FIRMAN SANTYABUDI, PUTRA MANTAN WAPRES TRY SUTRISNO, KINI MENJABAT DEPUTI PEMBERANTASAN PPATK

Pemilihan Deputi Bidang Pemberantasan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang dilakukan beberapa bulan lalu, menyusul kekosongan posisi sejak Oktober 2016, mengundang kontroversi. Pimpinan PPATK melalui Tim Seleksi, telah memiliki calon, namun oleh Tim Penilai Akhir yang diketuai Presiden Joko Widodo, Ketua PPATK diminta melakukan pencarian ulang. Menurut Presiden selaku Ketua TPA, jabatan strategis ini khusus diperuntukkan bagi calon dari Kepolisian RI.

 

Tim Penilai Akhir yang dipimpin Presiden mensyaratkan calon Deputi Bidang Pemberantasan PPATK berasal dari penegak hukum, diutamakan Polri. Sebagaimana diberitakan katadata.co.id, dasar penolakan itu tertuang dalam surat berklasifikasi rahasia yang dilayangkan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung kepada Kepala PPATK tertanggal 5 April 2017.

 

Berdasarkan penelusuran Gerejani Dot Com, dari sekian nama perwira tinggi Polri yang dikatakan menjadi calon Deputi Bidang Pemberantasan PPATK, ternyata kini muncul satu nama perwira tinggi Polri lainnya, dia juga bertugas dilembaga PPATK sebagai Direktur Kerjasama dan Humas, yakni Brigjen Pol Drs. Firman Santyabudi, M.Si (lahir 17 November 1965; umur 51 tahun).

 

Sebagaimana cuitan dalam laman Instagram Lia Try Sutrisno, yang adalah adik dari Brigjen Pol Drs. Firman Santyabudi, Lia mengungkapkan rasa bangganya terhadap Kakaknya yang kini dipercaya menjadi Deputi Pemberantasan PPATK.

 

Lia yang juga seorang psikolog terapis, dalam laman Instagram-nya mengatakan "Congratulations to my big brother Firman, for his promotion to be a Police Major General and his new position at the Indonesian Financial Transaction Reports and Analysis Center/lNTRAC (PPATK in Indonesian) as their new deputy chief of eradication division. His main job is to lead the team to eradicate money laundering practices and terrorism financial funding".

 

Lebih lanjut Lia yakin Kakaknya tersebut akan mampu mengemban tugas barunya tersebut. "But I am very proud to know that he carries our family values of respect, being professional and honest. May these values keep him strong and carry him through until he finished his appointment. Pak Tito was his mentor at the Police academy and he was one of the terrorism expert. May he maintain his mentorship and support toward my brother". (DPT)

Advertisement