Skip to content Skip to navigation

BERAS SACHET 200 GRAM, JURUS JITU BUWAS DIRUT BULOG MENANGANI MAFIA PANGAN

Mantan Kabareskrim yang juga mantan Kepala BNN RI Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, sebagaimana saat menjabat Kabareskrim maupun BNN RI, penuh gebrakan dalam memberantas mafia.

Kini pria yang akrab disapa Buwas, menjabat sebagai Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (BULOG). Bulog adalah perusahaan umum milik negara yang bergerak di bidang logistik pangan. Masyarakat menunggu gebrakan pensiunan Jenderal Polri, dalam menangani mafia pangan.

Dirut Bulog Buwas, pada saat RDP dengan Komisi IV DPR RI, mengungkapkan jurus jitunya dalam menangani mafia pangan.

Sebagaimana diungkapkan Anggota Komisi IV DPR RI Felicitas, bahwa dirinya mendukung penuh rencana Dirut Perum Bulog Budi Waseso, yang akan mendistribusikan beras dalam bentuk sachet (kemasan bungkus kecil).

Hal tersebut diungkapkannya sesaat
sebelum dimulainya RDP Komisi IV DPR dengan Dirut Perum Bulog Budi Waseso dan jajarannya di ruang rapat Komisi IV DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Rabu (24 Mei 2018), sebagaimana diberitakan Buletin Parlementaria edisi Juni 2018.

"Saya pribadi mendukung Dirut Bulog yang akan membuat dan mendistribusikan
beras ukuran sachet (saset) ke seluruh Indonesia," ujar Felis. begitu ia biasa disapa.

Lebih lanjut Felis menjelaskan, menurut dirinya, beras dalam bentuk sachet tersebut akan memberikan pilihan ukuran yang lebih variatif kepada masyarakat.

Selain itu, beras sachet juga diyakini akan mampu menekan ruang gerak mafia pangan yang selama ini ada, masih menurut Felis.

Sementara itu Buwas kepada wartawan menjelaskan bahwa beras sachet ukuran 200 gram atau yang setara dengan tiga piring nasi ltu, dinilai mampu menekan dominasi para kartel pangan di Indonesia.

Dengan penyebaran yang baik, ia meyakini celah para mafia pangan dalam memainkan penyebaran beras akan mampu dihentikan.

"Perum Bulog akan menjual beras sachet dengan ukuran 200 gram, atau yang setara dengan tiga piring nasi, harganya itu 2500 rupiah. Kalau punya uang 10 ribu rupiah, bisa dapat 4 sachet" urai mantan Kepala BNN RI.

Rencananya pekan depan, Bulog akan mulai memasarkan beras sachet yang diberi label beras "KITA". Distribusi beras "KITA" akan dilakukan melalui koperasi, BUMN, dan beberapa toko. (DPT)

Advertisement