Skip to content Skip to navigation

‘THE UNVARYING FRAGMENTS OF LIGHT’ ALBUM PERDANA CONSERVATORY OF MUSIC UNIVERSITAS PELITA HARAPAN

Gerejani Dot Com - Conservatory of Music (CoM) atau Fakultas Ilmu Seni Universitas Pelita Harapan (UPH) merilis album perdana bertajuk ‘The Unvarying Fragments of Light’ pada 22 Oktober 2021 lalu. Album ini merupakan hasil kolaborasi dosen dan mahasiswa peminatan Jazz & Pop CoM UPH untuk memberikan kesempatan bagi para mahasiswa dalam berkarya dan bekerja bersama musisi prominen di Indonesia, serta untuk memperkaya proses belajar mengajar yang ada di CoM.

‘The Unvarying Fragments of Light’ juga berkolaborasi dengan musisi-musisi Jazz terbaik di Indonesia seperti Tohpati, Nesia Ardi, Dira Sugandi, Barry Likumahuwa, dan Oele Patiselano.

Koordinator peminatan Jazz & Pop CoM UPH sekaligus Producer, Composer, dan Arranger ‘The Unvarying Fragments of Light’ yaitu Sri Hanuraga atau yang akrab dipanggil Aga mengatakan, album ini memperlihatkan bagaimana CoM UPH menawarkan pendidikan musik yang begitu luas dan beragam.

“Ini merupakan karya resmi pertama peminatan Jazz & Pop CoM UPH yang memperlihatkan versatility (keberagaman musik dalam album) serta kedalaman dan keluasan pendidikan musik yang ditawarkan oleh CoM. Sudah sepantasnya kita sebagai institusi pendidikan musik terbaik di Indonesia dan pencetak generasi muda musisi tanah air di masa depan yang takut akan Tuhan mengadakan proyek ini dengan visi memberikan kesempatan yang luar biasa bagi mahasiswa untuk dapat menunjukkan talenta dan skill mereka dalam skala yang lebih besar dari sebelumnya,” kata Aga dalam keterangan media yang diterima redaksi.

‘The Unvarying Fragments of Light’ sendiri adalah bercerita mengenai sebuah perjalanan mencari jati diri seseorang untuk kembali jatuh cinta dengan tujuan dan makna hidup diri. Album ini mendefinisikan momen terendah dan momen puncak dalam sebuah perjalanan hidup, dibungkus dalam enam komposisi dengan pengaruh dari berbagai genre dan gaya musik yang berbeda dalam satu kisah yang utuh.

“Di dalamnya ada 6 lagu yang bercerita tentang keterlemparan seseorang dan bagaimana ia terasing dari dirinya yang sejati. Di setiap track nya menceritakan bagaimana proses seseorang memahami keberadaannya di dunia dan akhirnya menemukan dirinya kembali menjadi manusia yang teguh dan utuh,” tutur Aga.

CoM UPH berharap, karya-karya dalam album ‘The Unvarying Fragments of Light’ dapat dinikmati tidak hanya oleh pecinta dan penikmat genre musik Jazz & Pop saja, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia. Sebagai kelanjutan dari album perdana ini, nantinya CoM UPH akan membuat sebuah film pendek berdasarkan cerita setiap lagu yang direncanakan akan dirilis pada akhir bulan November atau awal bulan Desember dan akan diperankan oleh mahasiswa serta dosen UPH.

CoM UPH terus berupaya agar produksi album perdana ini bisa menjadi titik acuan dan menjadi agenda rutin fakultas, sehingga pada proses produksinya para mahasiswa mendapatkan pembelajaran yang sangat berharga kedepannya. (DPT)

Advertorial

Advertisement